Pendataan Bansos di Kudus Terus Berjalan, 6.218 Warga Sudah Masuk Perlinsos

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno. (Foto: J05)

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 6.218 warga di Kabupaten Kudus telah didaftarkan dalam laman Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk mengakses program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Pendataan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, mengatakan jumlah warga yang terdaftar di Perlinsos masih dapat berubah sewaktu-waktu.

Hal ini karena proses pendaftaran masih berlangsung dan masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat didaftarkan melalui agen Perlinsos.

Menurut Putut, pendaftaran melalui Perlinsos menjadi bagian penting dalam proses pendataan calon penerima bantuan sosial, terutama untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa sembako.

“Kwartal pertama PKH dan BNPT itu datanya lewat perlinsos, makanya harus didaftarkan ke perlinsos untuk bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial,” ujar Putut, Selasa, 13/10/2026.

Ia menjelaskan, Perlinsos dirancang untuk mempermudah pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui sistem digital. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat dapat mendaftarkan diri secara mandiri atau meminta bantuan agen Perlinsos untuk memasukkan data mereka ke dalam sistem.

Meski demikian, warga yang sudah terdaftar belum tentu otomatis mendapatkan bantuan sosial. Setiap pendaftar akan melalui proses verifikasi untuk memastikan kesesuaian data dan kelayakan sebagai calon penerima bantuan berdasarkan persyaratan yang berlaku

Baca Juga :  Berlomba Berbuat Kebaikan, Seribu Takjil Dibagikan Lindu Aji di Simpang Tujuh Kudus

“Nanti akan diverifikasi oleh sistem apakah pendaftar ini lolos syarat sebagai penerima bantuan atau tidak. Di situ juga ada fitur sanggah, kalau bantuan yang diterima tidak sesuai dapat dilaporkan,” tambahnya.

Selain mempermudah pendaftaran, digitalisasi melalui Perlinsos diharapkan mampu meningkatkan ketepatan pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pendataan tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi kelompok desil 1 hingga desil 5 yang menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan sosial, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Berdasarkan data per 28 September 2026, Kabupaten Kudus tercatat memiliki 881.351 penduduk yang tergabung dalam 299.154 keluarga dan tersebar di sembilan kecamatan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 123.500 keluarga atau 367.337 jiwa masuk kelompok desil 1–5 yang menjadi prioritas bantuan sosial.

Sementara itu, kelompok desil 6–10 yang dikategorikan sebagai kelompok mampu tercatat sebanyak 162.259 keluarga atau 487.563 jiwa.

Adapun 13.395 keluarga dengan total 26.451 jiwa lainnya masih berstatus belum terperingkat dalam pemetaan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kudus

Putut berharap, pembaruan data secara digital dapat membuat informasi mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat menjadi lebih dinamis dan akurat. Dengan demikian, proses pendataan dan penyaluran bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran.

“Melalui digitalisasi ini, data kemiskinan di Kudus diharapkan bergerak lebih dinamis dan aktual, sehingga anggaran negara benar-benar jatuh ke tangan yang berhak,” pungkasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Ada 1.321 Agen Perlinsos di Kudus, Warga Bisa Minta Bantuan Daftar Bansos Gratis
Polres Kudus Usulkan 548 Jiwa Jadi Peserta BPJS Kesehatan Lewat Program Agen Perlinsos
Saat Penghasilan Menurun, Lindu Aji Kudus Bantu Juru Parkir hingga Pedagang Kecil
Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700
RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Ada 1.321 Agen Perlinsos di Kudus, Warga Bisa Minta Bantuan Daftar Bansos Gratis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pendataan Bansos di Kudus Terus Berjalan, 6.218 Warga Sudah Masuk Perlinsos

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polres Kudus Usulkan 548 Jiwa Jadi Peserta BPJS Kesehatan Lewat Program Agen Perlinsos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Saat Penghasilan Menurun, Lindu Aji Kudus Bantu Juru Parkir hingga Pedagang Kecil

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat

Berita Terbaru

Petugas kepolisian menggandeng terduga para pelaku kasus bentrokan antara kelompok penagih utang dan warga di Desa Jepang, Kudus. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Foto: JP

Kriminalitas

Utang Rp 52 Juta Berujung Bentrokan, 24 Orang Diamankan di Kudus

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05 WIB