RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Banget Slamet Widodo menerima ambulans hibah dari RSU Kumala Siwi Mijen Kudus, Selasa (22/9/2026). Keberadaan armada ini diharapkan mempermudah warga mendapatkan akses menuju fasilitas kesehatan. Footo: JP

Kepala Desa Banget Slamet Widodo menerima ambulans hibah dari RSU Kumala Siwi Mijen Kudus, Selasa (22/9/2026). Keberadaan armada ini diharapkan mempermudah warga mendapatkan akses menuju fasilitas kesehatan. Footo: JP

Jurnalpantura.id, Kudus  –  Pemerintah Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, mendapat dukungan fasilitas transportasi kesehatan berupa satu unit ambulans dari RSU Kumala Siwi Mijen Kudus.

Armada tersebut kini disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan antar-jemput maupun evakuasi medis dan dapat digunakan secara gratis selama 24 jam.

Direktur RSU Kumala Siwi Mijen Kudus, dr. Dian Norma Damawati, MARS, mengatakan pemberian ambulans tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah operasional rumah sakit.

“Jajaran direksi berkomitmen dalam tanggung jawab sosial kami, terutama layanan masyarakat di luar gedung rumah sakit yang berada di sekitar wilayah operasional kami,” kata Dian saat ditemui di Kantor Pemdes Banget, Selasa 22/09/2026.

Ia menyebut, kemudahan akses menuju fasilitas kesehatan tidak selalu diikuti dengan ketersediaan sarana transportasi. Kondisi tersebut dapat menjadi persoalan ketika warga membutuhkan penanganan medis dengan segera.

“Kadang kendalanya di transportasi, tidak adanya transportasi roda empat. Sehingga pasien yang membutuhkan evakuasi kesehatan darurat itu terhambat dan menjadi lebih lama untuk sampai ke fasilitas rujukan,” jelasnya.

Menurut Dian, waktu menjadi hal penting dalam penanganan pasien yang membutuhkan evakuasi darurat. Karena itu, keberadaan ambulans di tingkat desa diharapkan dapat mempercepat proses membawa pasien menuju fasilitas kesehatan yang diperlukan.

“Kami percaya, semakin cepat pasien dilakukan evakuasi darurat, semakin meningkat keselamatan jiwa pasien,” ujarnya.

Dian menambahkan, hibah ambulans tersebut bukan menjadi yang pertama dilakukan RSU Kumala Siwi. Sebelumnya, rumah sakit juga telah memberikan ambulans untuk Desa Mijen.

Ia berharap ambulans di Desa Banget dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Penggunaannya pun tidak diarahkan hanya ke RSU Kumala Siwi, melainkan menyesuaikan kebutuhan pasien.

Baca Juga :  Warga Kudus Terlibat Pinjol dan Judol Terancam Dicoret dari Penerima PKH

“Kalau pasien memang harus ke dokter pribadi, monggo ke dokter pribadi. Mau ke puskesmas boleh ke puskesmas. Kalau memang harus ke rumah sakit, ya ke rumah sakit,” katanya.

Dengan begitu, warga dapat memanfaatkan ambulans tersebut ketika membutuhkan transportasi medis menuju berbagai fasilitas kesehatan, baik di Kabupaten Kudus maupun daerah di sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banget Slamet Widodo menyambut baik bantuan ambulans tersebut. Ia mengatakan armada yang baru diterima itu bahkan sudah digunakan untuk membantu warga beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, ambulans ini hibah dari Rumah Sakit Kumala Siwi. Beberapa hari yang lalu sudah kami pakai untuk membantu warga yang ingin berobat ke rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut Slamet, sebelumnya Desa Banget belum memiliki armada ambulans karena keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah desa. Kehadiran kendaraan tersebut dinilai sangat membantu ketika masyarakat membutuhkan sarana transportasi untuk kepentingan kesehatan.

Untuk mengakses layanan tersebut, masyarakat cukup menghubungi pihak desa. Relawan yang telah disiapkan juga akan membantu ketika ada warga yang membutuhkan penggunaan ambulans.

“Warga tinggal telepon saja. Relawan di desa kami juga sudah standby dan sudah diketahui warga,” katanya.

Slamet memastikan layanan ambulans tersebut tidak dipungut biaya untuk mengantar warga yang membutuhkan perawatan maupun pemeriksaan kesehatan di wilayah Kabupaten Kudus. Armada juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kapan pun masyarakat membutuhkan.

“Kami berharap ambulans ini bisa menjadi fasilitas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Ketika ada kebutuhan kesehatan yang mendesak, masyarakat tidak lagi kebingungan mencari kendaraan untuk menuju fasilitas kesehatan,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700
PERSADAKU Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa Terdampak Kekeringan di Kudus
Kado HUT ke-477 Kudus, 164 Warga Terima Rumah Layak Huni dari Djarum dan Polytron 
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Kudus Salurkan 33 Ribu Liter Air Bersih
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Minggu, 27 September 2026 - 11:11 WIB

Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis

Berita Terbaru