Jurnalpantura.id, Kudus – Kondisi perdagangan yang kian sepi dan pendapatan yang menurun mendorong Ormas Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus menyalurkan bantuan kepada masyarakat kecil. Sebanyak 300 paket sembako dibagikan dalam program Jumat Berkah di kawasan Parkir Pasar Kliwon Kudus, Jumat (9/10/2026), dengan menyasar juru parkir, pedagang UMKM, serta warga yang membutuhkan.
Ketua DPC Ormas Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus, Suhadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dirasakan semakin berat oleh sebagian pelaku usaha kecil.
Menurutnya, juru parkir dan pedagang kecil termasuk kelompok yang cukup merasakan dampak ketika aktivitas perdagangan mengalami penurunan. Sepinya pembeli tidak hanya memengaruhi pedagang, tetapi juga berdampak terhadap penghasilan pekerja informal yang menggantungkan pendapatan dari keramaian pasar.
“Alhamdulillah, kegiatan Jumat Berkah ini bisa berjalan lancar. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Suhadi.
Ia menjelaskan, pembagian 300 paket sembako kali ini diprioritaskan bagi juru parkir di sekitar Pasar Kliwon dan kawasan tepi jalan. Selain kelompok tersebut, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang dinilai memerlukan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suhadi menuturkan, keluhan mengenai penurunan aktivitas ekonomi tidak hanya datang dari pekerja parkir. Sejumlah pedagang juga mengaku mengalami kondisi perdagangan yang sepi sehingga pemasukan mereka menjadi terbatas.
Melihat keadaan tersebut, Lindu Aji berupaya memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang menjadi sasaran program. Penyaluran dilakukan dengan mendatangi penerima agar bantuan dapat diberikan tanpa mengharuskan mereka berkumpul di satu lokasi.
Menurut Suhadi, kegiatan sosial tersebut tidak sebatas memberikan paket sembako. Pihaknya juga berupaya membantu kebutuhan makanan bagi warga yang memerlukan, sehingga bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.
“Kalau kami mengadakan kegiatan, kami ingin benar-benar memberikan manfaat. Warga yang membutuhkan makanan kami bantu, kemudian mereka juga mendapatkan sembako untuk dibawa pulang,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Jumat Berkah merupakan bagian dari kegiatan sosial Lindu Aji yang mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dukungan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan organisasi di tengah masyarakat.
Suhadi menegaskan, organisasi masyarakat harus mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Karena itu, kegiatan sosial diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran ormas dalam membantu warga sekaligus menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Tidak ada tendensi apa-apa. Kami ingin selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Organisasi masyarakat harus hadir untuk membantu, bukan membuat keributan atau menimbulkan rasa tidak nyaman,” tegasnya.
Selain membagikan sembako, Lindu Aji Kolocokro Kudus juga berencana menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang menghadapi kekeringan akibat kemarau panjang. Program tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Suhadi menyebutkan, pihaknya telah mengantongi data sejumlah desa yang membutuhkan bantuan air bersih di wilayah Kalimantan. Data itu akan menjadi bahan tindak lanjut untuk menentukan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Ia berharap kegiatan sosial yang dijalankan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Pelaksanaan program akan disesuaikan dengan kebutuhan warga serta dukungan yang tersedia agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Mulyati, pedagang nasi tahu di kawasan Pasar Kliwon, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap Lindu Aji Kolocokro Kudus semakin berkembang dan terus melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rasa syukur juga disampaikan Wagimah, warga lanjut usia asal Desa Getaspejaten. Ia mengaku senang memperoleh bantuan sembako tersebut dan berharap kegiatan berbagi itu membawa keberkahan bagi penerima maupun pihak yang menyalurkannya.
Melalui program Jumat Berkah, Lindu Aji Kolocokro Kudus berupaya meringankan beban masyarakat, khususnya juru parkir, pedagang kecil, dan warga kurang mampu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang berdampak pada penghasilan sehari-hari. (J02/A01)










