HUT ke-72, Sekolah Masehi Kudus Kenalkan Bilingual Class Lewat MAF 2026

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masehi Annual Fair yang diselenggarakan di kompleks Sekolah Masehi Kudus, Rabu, 7/10/2026. (Foto: J05/A01)

Masehi Annual Fair yang diselenggarakan di kompleks Sekolah Masehi Kudus, Rabu, 7/10/2026. (Foto: J05/A01)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sekolah Masehi Kudus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 melalui Masehi Annual Fair (MAF) 2026 di Kabupaten Kudus, pada Rabu, 7/10/2026.

Mengusung tema “Live the Light”, kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan menampilkan berbagai karya, kreativitas, dan potensi siswa dari sejumlah jenjang pendidikan.

MAF tahun ini tidak hanya menjadi agenda perayaan ulang tahun sekolah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Sekolah Masehi untuk memperkenalkan berbagai inovasi pendidikan yang dikembangkan guna mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Ketua YBPM Kudus Christian Hartono mengatakan, pendidikan di Sekolah Masehi diarahkan agar siswa memiliki kemampuan menghadapi perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Kristiani.

Menurutnya, kualitas pendidikan dan pembentukan karakter menjadi dua hal yang terus berjalan beriringan.

“Bisa menjawab tantangan lah, artinya global ke depan dengan karakter-karakter sesuai dengan nilai Kristiani. Selain itu, kami juga menjaga kualitas pendidikan di tempat kami,” kata Christian.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan pada MAF 2026 adalah program bilingual class. Program tersebut menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan bahasa asing siswa.

Selain bahasa Inggris, Sekolah Masehi juga mengembangkan pembelajaran bahasa Mandarin.

Christian menilai penguasaan bahasa asing menjadi semakin penting di tengah perkembangan dunia yang semakin terbuka.

Baca Juga :  Kudus Wakili Indonesia, Tampilkan Temuan Survei Global OECD tentang Keterampilan Sosial-Emosional

Karena itu, siswa perlu mendapatkan bekal sejak dini agar memiliki kemampuan komunikasi yang dapat mendukung mereka ketika menghadapi persaingan global.

“Di tahun ini, 2026, MAF kita ada program baru yaitu bilingual class. Semoga ini juga menjawab tantangan global, di mana sekarang bahasa itu menjadi salah satu hal yang penting,” ujarnya.

Semarak MAF 2026 juga terlihat dari penampilan seni dan budaya serta pameran hasil karya siswa. Kreativitas peserta didik dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

“Ya, tentunya dengan perkembangan teknologi atau AI saat ini, mau tidak mau anak-anak harus juga mengikuti atau beradaptasi. Sehingga kami juga tidak lupa memperlengkapi anak-anak dengan ekstrakurikuler yang memang mendukung mereka untuk menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.

Plt Kepala Disdikpora Kudus Anggun Nugroho mengapresiasi pelaksanaan MAF 2026. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti kiprah YBPM dalam bidang pendidikan di Kudus sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan inovasi dan mempromosikan prestasi yang dimiliki.

“Intinya semua kegiatan ini adalah untuk anak-anak Kudus. Tidak ada anak sekolah negeri, tidak ada anak sekolah swasta. Yang ada adalah anak-anak Kudus yang sama-sama kita akan kembangkan kualitasnya,” pungkas Anggun. (J05/A01)

Berita Terkait

Kudus Siapkan Wakil Terbaik untuk MAPSI Jateng 2026, 306 Siswa Ikuti Seleksi Tingkat Kabupaten
Usia ke-28, UMKU Perkuat Budaya Go Better Menuju Universitas yang Lebih Maju
Dugaan Pungli Iuran Cendera Mata, Disdikpora Kudus Panggil Pengurus K3S Gebog
Disdikpora Kudus Targetkan Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Kelas 3 SD pada 2027
Rp 3,8 Miliar Disiapkan untuk Perawatan Sekolah di Kudus, Baru 9 Sekolah Tersentuh
Disdikpora Kudus Usut Aduan Iuran Rp 40 Ribu di K3S Gebog, Bentuk Tim Klarifikasi
Iuran Guru Rp 40 Ribu Tiap Bulan di Gebog Kudus Dipersoalkan, K3S Dilaporkan Soal Dugaan Pungli
Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Usia ke-28, UMKU Perkuat Budaya Go Better Menuju Universitas yang Lebih Maju

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Dugaan Pungli Iuran Cendera Mata, Disdikpora Kudus Panggil Pengurus K3S Gebog

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Disdikpora Kudus Targetkan Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Kelas 3 SD pada 2027

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Rp 3,8 Miliar Disiapkan untuk Perawatan Sekolah di Kudus, Baru 9 Sekolah Tersentuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Disdikpora Kudus Usut Aduan Iuran Rp 40 Ribu di K3S Gebog, Bentuk Tim Klarifikasi

Berita Terbaru

Petugas kepolisian menggandeng terduga para pelaku kasus bentrokan antara kelompok penagih utang dan warga di Desa Jepang, Kudus. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Foto: JP

Kriminalitas

Utang Rp 52 Juta Berujung Bentrokan, 24 Orang Diamankan di Kudus

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05 WIB