Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Fitrianto. (Foto: J05)

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Fitrianto. (Foto: J05)

Jurnlpantura.id, Kudus – Aktivitas ekspor dari Kabupaten Kudus masih menunjukkan geliat positif sepanjang 2026. Hingga Agustus, nilai hasil ekspor produk dari Kabupaten Kudus tercatat telah mencapai sekitar Rp 400 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Fitrianto, mengatakan nilai tersebut berasal dari berbagai produk yang dipasarkan ke sejumlah negara. Namun, kontribusi ekspor hingga saat ini masih banyak ditopang oleh perusahaan berskala besar.

“Trennya untuk hasil ekspor Kabupaten Kudus masih didominasi dari pengusaha besar seperti PT Djarum, Polytron, Pura, dan lainnya,” kata Fitrianto, Selasa, 29/9/2026.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, nilai hasil ekspor pada 2024 berada di kisaran Rp 750 miliar. Angka tersebut kemudian tercatat sekitar Rp 640 miliar pada 2025. Sementara untuk 2026, nilai ekspor hingga Agustus telah mencapai Rp 400 miliar lebih.

Komoditas yang turut menyumbang aktivitas ekspor Kudus cukup beragam. Produk tersebut meliputi furnitur, sigaret kretek, kopi dan sejumlah produk lainnya. Negara tujuan ekspor juga tersebar di berbagai kawasan, termasuk Timur Tengah dan Eropa.

Di sisi lain, Dinas Perdagangan Kudus masih melihat adanya tantangan yang perlu dibenahi agar semakin banyak pelaku usaha lokal mampu masuk ke pasar ekspor. Persyaratan legalitas dan perizinan menjadi salah satu hal yang harus dipersiapkan sebelum produk dipasarkan ke luar negeri.

Baca Juga :  Usaha Terdampak Covid-19, Pemilik Ajukan Penangguhan Pajak

“Kendalanya biasanya kalau terkait itu adalah legalitas usahanya, perizinan lengkap, kemudian terkait faktur harus disiapkan, packaging sampai nanti di lokasi,” ungkap Fitrianto.

Selain administrasi, kemampuan memenuhi permintaan dalam jumlah besar juga menjadi persoalan bagi sebagian pelaku usaha lokal.

Keterbatasan bahan baku dapat membuat pelaku usaha kesulitan menjaga kontinuitas produksi, bahkan berisiko mengganggu hubungan dengan pembeli dari luar negeri.

“Yang sering itu kuantitas yang harus disediakan pelaku usaha lokal. Terkadang kesulitan bahan, sehingga dari pemasaran bisa memutus kontrak pelaku usaha kita dengan buyer,” katanya.

Untuk memperluas jumlah pelaku usaha yang mampu menembus pasar ekspor, Pemkab Kudus melalui Dinas Perdagangan menggelar pembinaan ekspor.

Kegiatan tersebut diikuti 35 peserta secara tatap muka dan peserta lainnya melalui Zoom Meeting. Fitrianto berharap pembinaan tersebut dapat membuat pelaku usaha lokal semakin siap bersaing di pasar internasional.

“Harapannya memang pelaku usaha ada support kembali semangat untuk meningkatkan usahanya agar naik kelas, yang semula hanya tingkat lokal ini bisa menarik di tingkat global,” tandasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
CFN dan Nobar Piala Dunia Hidupkan Simpang Tujuh Kudus, UMKM Raup Berkah
BRI Rumah BUMN Demak Dorong UMKM Bangun Kredibilitas Produk dan Usaha
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru