Jurnalpantura.id, Kudus – Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait kepemimpinan di Kabupaten Kudus menghadirkan kejutan.
Meski tidak mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Ida Nur Saadah justru dipercaya untuk memimpin DPC PKB Kudus selama lima tahun ke depan.
Penetapan tersebut diumumkan dalam rapat virtual yang digelar pada Kamis (11/6/2026). Nama Ida Nur Saadah sebelumnya tidak masuk dalam deretan kandidat yang mengikuti proses UKK yang diselenggarakan oleh DPW maupun DPP PKB.
Sebelum keputusan itu keluar, perhatian publik lebih banyak tertuju pada sejumlah tokoh yang telah mengikuti tahapan seleksi.
Nama mantan Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron, Noor Hadi, hingga Bupati Kudus Sam’ani Intakoris kerap disebut-sebut sebagai calon kuat karena aktif menjalani proses penjaringan yang dilakukan partai.
Namun, hasil akhir menunjukkan arah yang berbeda. DPP PKB memilih Ida Nur Saadah sebagai sosok yang akan memimpin partai berlambang bola dunia tersebut di Kabupaten Kudus.
Mukhasiron membenarkan adanya keputusan tersebut. Menurutnya, penunjukan ketua DPC merupakan kewenangan DPP yang telah diatur dalam mekanisme organisasi partai.
“Ya, Bu Ida Nur Saadah yang ditunjuk oleh DPP,” kata Mukhasiron saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa keputusan serupa tidak hanya terjadi di Kudus. Beberapa daerah lain juga mengalami dinamika yang sama dalam proses penentuan pimpinan partai, sehingga keputusan DPP tidak selalu mengacu pada peserta yang mengikuti UKK.
Mukhasiron menyebut Kabupaten Blora sebagai salah satu contoh daerah yang mendapatkan pola kebijakan serupa. Hal itu menunjukkan adanya pertimbangan khusus dari DPP dalam menentukan figur yang dianggap tepat untuk memimpin dan mengonsolidasikan partai di wilayah tertentu.
Penunjukan Ida Nur Saadah sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi PKB Kudus. Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah itu menjadi perempuan pertama yang dipercaya menduduki posisi Ketua DPC PKB Kudus.
Dengan amanah baru tersebut, Ida Nur Saadah diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal partai serta menyiapkan langkah-langkah strategis menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Keputusan DPP ini pun menjadi awal babak baru perjalanan PKB di Kabupaten Kudus. (J02/A01)










