Bawaslu Kudus Teken MoU dengan Sekolah, Perkuat Pemahaman Demokrasi dan Partisipasi Pemilih Pemula

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Kudus Teken MoU dengan Sekolah untuk meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi pemilih pemula. (Foto: Istimewa)

Bawaslu Kudus Teken MoU dengan Sekolah untuk meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi pemilih pemula. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi pemilih pemula, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan.

Sepanjang tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Kudus telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan enam sekolah di Kabupaten Kudus sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pengawasan partisipatif di kalangan pelajar.

Adapun sekolah yang telah menjalin kerja sama tersebut meliputi MA NU Hasyim Asyari 2 Kudus, SMK NU Hasyim Asyari 2 Kudus, SMA 1 Bae Kudus, MAN NU Raden Umar Said Kudus, SMA TBS Keramat Kudus, serta SMK Negeri 1 Kudus.

Nota Kesepahaman ini berfokus pada kerja sama di bidang sosialisasi dan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula dalam penyelenggaraan pemilihan umum. Langkah ini menjadi bagian dari strategi dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

Ketua Bawaslu Kudus, Moh Wahibul Minan menyampaikan bahwa pelajar memiliki peran penting sebagai generasi penerus demokrasi yang harus dibekali pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan integritas dalam pemilu.

Ia menegaskan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan dukungan dari dunia pendidikan.

Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa para pelajar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi pengawas partisipatif yang kritis dan berintegritas. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas demokrasi kita, ujarnya.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk membangun kerja sama awal dalam bidang sosialisasi dan pengawasan partisipatif pemilih pemula, sekaligus menanamkan budaya demokrasi yang sehat di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Sukun U23 League: Ditinggal Empat Pemain Inti, Lawet FC Tetap Unggul Lawan AMN FC 6-1

Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk memberikan edukasi kepemiluan secara komprehensif kepada para siswa.

Ruang lingkup kerja sama mencakup beberapa aspek penting, di antaranya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya demokrasi yang berintegritas dan mendorong keterlibatan aktif siswa sebagai pemilih pemula yang cerdas dan kritis.

Kemudian, membangun sinergi antara Bawaslu dan sekolah dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi, serta membuka peluang kerja sama dalam penempatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa.

Melalui berbagai program yang akan dijalankan, seperti kelas kepemiluan, diskusi interaktif, simulasi pengawasan, hingga praktik langsung di lapangan, diharapkan para pelajar dapat memahami proses demokrasi secara lebih mendalam dan aplikatif.

“Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga subjek aktif dalam menjaga kualitas pemilu,” ujarnya, Selasa, 28/4/2026.

Nota Kesepahaman ini berlaku selama lima tahun, hal ini memberikan ruang bagi keberlanjutan program serta pengembangan inovasi kerja sama di masa mendatang.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem demokrasi yang lebih inklusif dan partisipatif di Kabupaten Kudus.

Dengan melibatkan pelajar sebagai pemilih pemula, Bawaslu Kudus optimistis dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya melek politik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga integritas pemilu.

“Melalui sinergi antara Bawaslu dan dunia pendidikan, masa depan demokrasi yang lebih berkualitas bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang sedang dibangun bersama,” harapnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu
Hadapi Pemilu 2029, PAN Kudus Fokus Perkuat Kader dan Struktur
Sutriyono Kembali Nahkodai Hanura Kudus, Siapkan Strategi Rebut Suara Pemilih Muda
Tak Ikut UKK, Ida Nur Saadah Justru Dipilih Jadi Ketua PKB Kudus
141 Pemilih Meninggal Dunia Masih Tercatat Aktif di DPT Online, Bawaslu Kudus Surati KPU
PDI Perjuangan Kudus Gelar Musancab, Perkuat Soliditas dan Regenerasi Kader
Kandidat Ketua PKB Kudus Sepakati Pakta Komitmen Politik
Gandeng Tiga Perguruan Tinggi, Bawaslu Gagas Program Kelas Khusus Hukum
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:56 WIB

Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Hadapi Pemilu 2029, PAN Kudus Fokus Perkuat Kader dan Struktur

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:03 WIB

Sutriyono Kembali Nahkodai Hanura Kudus, Siapkan Strategi Rebut Suara Pemilih Muda

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Tak Ikut UKK, Ida Nur Saadah Justru Dipilih Jadi Ketua PKB Kudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:23 WIB

141 Pemilih Meninggal Dunia Masih Tercatat Aktif di DPT Online, Bawaslu Kudus Surati KPU

Berita Terbaru