Jurnalpantura.id, Kudus – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat PAC se-Kabupaten Kudus sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Resto Medini Wetan Tanggul pada Jum’at 22/05/2026 malam.
Musancab diikuti jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Kabupaten Kudus, pengurus PAC, hingga Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) ranting dari seluruh wilayah di Kabupaten Kudus.
Kegiatan itu dipimpin langsung oleh perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, yakni Masan, dr Hj Esti’anah SE yang juga menjabat sebagai Bupati Demak, serta Deni Nurcahyanto.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni, mengatakan Musancab merupakan agenda rutin partai yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali dalam rangka pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan.
Menurutnya, yang paling penting dari pelaksanaan Musancab bukan sekadar pembentukan struktur organisasi, melainkan bagaimana pengurus PAC yang baru nantinya mampu menjalankan program dan keputusan partai mulai dari tingkat DPP, DPD hingga DPC.
“Soliditas partai dan semangat gotong royong harus terus dijaga agar PDI Perjuangan kembali mampu meraih kemenangan pada pemilu mendatang,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan, penguatan partai juga dilakukan melalui konsep “5 Mantap Partai”, yakni Mantap Ideologi, Mantap Organisasi, Mantap Kader, Mantap Program, dan Mantap Sumber Daya. Menurutnya, lima hal tersebut menjadi fondasi penting agar partai tetap hadir memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dalam Musancab kali ini, kepengurusan PAC se-Kabupaten Kudus resmi terbentuk dengan melibatkan banyak kader muda.
Bahkan, terdapat dua PAC yang dipimpin oleh generasi muda. Selain itu, keterwakilan perempuan dalam kepengurusan juga mencapai 30 persen.
Achmad Yusuf Roni berharap struktur partai yang nantinya terbentuk hingga tingkat anak ranting mampu semakin memperkuat basis perjuangan PDI Perjuangan di Kabupaten Kudus.
Ia optimistis, konsolidasi yang terus dilakukan tidak hanya mampu mempertahankan kemenangan partai yang telah diraih selama tiga kali berturut-turut, tetapi juga menambah jumlah kader yang menduduki posisi legislatif maupun eksekutif.
“Dengan sinergi tiga pilar partai, yaitu struktur partai, kader legislatif, dan eksekutif, diharapkan perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat bisa semakin maksimal,” tandasnya. (J02/A01)










