Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak lebih dari 1.550 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) resmi memulai perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar kampus melalui rangkaian Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) tahun akademik 2026/2027, Senin (7/9/2026).
Mengusung tema “Bergerak, Berkarya, dan Siap Berdampak”, kegiatan Masta-PMB berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 September 2026. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan diri menjalani kehidupan akademik.
Jumlah mahasiswa baru tersebut masih berpeluang bertambah. Sebab, UMKU masih membuka Penerimaan Mahasiswa Baru hingga akhir September 2026.
Para mahasiswa baru yang diterima tahun ini tersebar di 18 program studi. Pilihan mereka mencakup rumpun kesehatan maupun nonkesehatan yang menjadi bagian dari pengembangan pendidikan di UMKU.
Pada rumpun kesehatan, mahasiswa baru tersebar di Program Studi D3 Keperawatan, D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi, S1 Farmasi, Profesi Ners, Profesi Bidan, dan Profesi Apoteker.
Sementara pada bidang nonkesehatan terdapat S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta S1 Bisnis Digital.
Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes., mengatakan keberhasilan mahasiswa selama menempuh pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh pencapaian akademik. Menurutnya, kemampuan menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi lingkungan juga menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa.
Ia menjelaskan, UMKU membangun pendidikan mahasiswa melalui tiga fondasi utama, yakni spiritual, akademik, dan karier. Ketiganya diharapkan berkembang secara beriringan selama mahasiswa menjalani proses pendidikan.
Aspek spiritual menjadi dasar pembentukan moral sehingga penguasaan ilmu tetap berjalan sejalan dengan nilai keimanan. Sementara aspek akademik diarahkan untuk membangun kemampuan mahasiswa dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara profesional serta bertanggung jawab.
Adapun aspek karier dipersiapkan untuk membentuk lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian dan kemampuan dalam menciptakan peluang.
“Ketiganya harus tumbuh secara seimbang agar mahasiswa UMKU menjadi lulusan yang profesional, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Edy dalam sambutannya.
Ia pun mengajak mahasiswa baru menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk terus berkembang dan menghasilkan sesuatu yang memiliki dampak positif.
“Mari kita melangkah dengan semangat Go Better: lebih baik dalam spiritualitas, lebih unggul dalam akademik, lebih siap menghadapi dunia karier, serta lebih nyata dalam berkarya dan berdampak,” ajaknya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi., menyebut sebagian besar mahasiswa baru tahun akademik ini memilih program studi dari rumpun kesehatan.
Berdasarkan data sementara, sekitar 70 persen mahasiswa baru masuk ke program studi kesehatan. Meski demikian, pertumbuhan minat juga terlihat pada sejumlah program studi nonkesehatan, salah satunya S1 Bisnis Digital.
“Ada sekitar 70 persen mahasiswa baru memilih prodi kesehatan, namun prodi non-kesehatan juga peminatnya banyak bertambah,” kata Rizka.
Pembukaan Masta-PMB tahun ini berlangsung dalam suasana semarak di Crystal Building UMKU. Para mahasiswa baru mengikuti defile yang disambut antusias mahasiswa senior sehingga menciptakan suasana penuh kegembiraan.
Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UMKU. Salah satu momen penting ditandai dengan pemakaian jas almamater secara bersama-sama.
Suasana semakin meriah ketika salah satu pimpinan universitas turut tampil di panggung untuk bernyanyi di hadapan mahasiswa baru. Penampilan tersebut mendapat sambutan dan tepuk tangan dari peserta yang hadir.
Salah satu mahasiswa baru, Jelita Laura Dikesya, mengaku bahagia dapat melanjutkan pendidikan di UMKU melalui Program Studi S1 Kebidanan. Ia datang dari OKU Timur dan berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat digunakan untuk membantu masyarakat.
“Saya ingin membantu banyak ibu dan bayi nantinya. Saya senang bisa bergabung dengan UMKU,” kata Jelita.
Semangat serupa disampaikan M. Nizar Syaifudin. Mahasiswa asal Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, tersebut memilih S1 Farmasi karena memiliki ketertarikan pada bidang kesehatan dan obat-obatan.
Ia berharap masa perkuliahan di UMKU dapat menjadi bekal untuk mencapai cita-cita sekaligus membentuk dirinya menjadi pribadi yang kompeten dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Di masa depan, saya ingin menjadi mahasiswa yang membanggakan, kompeten, disiplin, dan bisa membantu masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian Masta-PMB UMKU 2026/2027 diharapkan menjadi langkah awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi, mengembangkan potensi, serta mulai membangun karya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. (J02/A01)










