Kuliah Sambil Jadi Atlet, Evyta Novellia Persembahkan Prestasi di Taekwondo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evyta Novellia Putri, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026. (Foto: Istimewa)

Evyta Novellia Putri, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – medali yang berkilau, selalu ada cerita tentang kerja keras, air mata, dan tekad yang tak pernah padam. Begitulah kisah Evyta Novellia Putri, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026.

Bagi Evyta, taekwondo bukan sekadar olahraga. Bela diri asal Korea Selatan itu telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama lebih dari sebelas tahun. Semua berawal ketika ia masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar.

Saat itu, Evyta mengaku mulai merasa bosan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Ia ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Kesempatan itu datang ketika sekolahnya membuka ekstrakurikuler taekwondo.

“Aku awalnya sama sekali asing dengan taekwondo. Setelah bertanya kepada almarhum papa, beliau menjelaskan kalau taekwondo adalah salah satu bela diri dari Korea Selatan. Dari situ aku mulai tertarik,” kenangnya.

Keinginan kecil itu mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Namun, ada satu syarat yang diberikan sang ayah.

“Papa bilang boleh ikut, tapi harus serius latihan, bukan hanya untuk main-main,” jelasnya.

Nasihat sederhana tersebut menjadi pegangan Evyta hingga kini. Keseriusannya pun membuahkan hasil.

Pada kejuaraan pertamanya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Evyta berhasil meraih Juara I dan dipercaya mewakili Kabupaten Kudus ke tingkat Karesidenan Pati.

Baca Juga :  Ini Dampak Ekosistem Galian C Jika Terus Menerus Diambil

“Pengalaman itu yang membuatku semakin yakin untuk terus bertahan di dunia taekwondo. Dari situ aku merasa perjuanganku tidak sia-sia,” tuturnya.

Memasuki dunia perkuliahan di UMK, tantangan yang dihadapi Evyta semakin besar. Ia harus mampu menyeimbangkan tanggung jawab sebagai mahasiswa Psikologi dengan rutinitas latihan sebagai atlet.

Persiapan menuju Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 bahkan dimulai sejak Mei 2026. Program latihan yang dijalaninya mencakup penguatan teknik dasar, jurus (poomsae), hingga peningkatan kondisi fisik dan kekuatan.

Namun, bulan Juni menjadi fase yang paling berat. Jadwal latihan bertepatan dengan masa perkuliahan dan ujian semester.

“Aku sempat kesulitan membagi waktu karena latihan bersamaan dengan kuliah, apalagi menjelang ujian. Tapi aku tetap berusaha latihan mandiri ketika ada waktu senggang,” terang dara manis jurusan Psikologi UMK tersebut.

Menurutnya, tekanan yang dirasakan bukan hanya kelelahan fisik, tetapi juga mental dan pikiran. Meski demikian, ia memilih untuk tidak menyerah.

“Cukup stres karena fisik, mental, dan pikiran benar-benar diuji. Tapi aku selalu meyakinkan diriku sendiri kalau aku bisa memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Keberhasilan yang diraih Evyta menjadi bukti bahwa prestasi tidak datang secara instan. Dibutuhkan disiplin, konsistensi, keberanian menghadapi tekanan, serta kemampuan mengelola waktu di tengah padatnya aktivitas sebagai mahasiswa. (J05/A01)

Berita Terkait

Bukan Kaleng-Kaleng, Mahasiswi Bisnis Digital UMKU Borong 3 Prestasi Nasional
Refleksi September Hitam, DEMA Fakultas Syariah UIN Sunan Kudus Kritik Jejak Rezim Militer
BLDF Gandeng UMK Dorong Mahasiswa Ubah Kepedulian Lingkungan Jadi Aksi Nyata
Masta-PMB UMKU 2026/2027 Dimulai, Mahasiswa Baru Siap Bergerak dan Berkarya
Wabup Kaimana Hadiri Wisuda UIN Sunan Kudus, Apresiasi Beasiswa Penuh bagi Mahasiswa Papua Barat
Mahasiswa UIN Sunan Kudus Kembangkan PASPLDV dan MAPETA untuk Pembelajaran Matematika yang Lebih Interaktif
Mahasiswa UMK Angkat Batik Pesisir Muria Lewat Produk Fashion Ramah Lingkungan
Proposal GOMENTHOK UMK Lolos Pendanaan Nasional, Dorong Pendidikan Kesetaraan Gender Sejak Dini
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Bukan Kaleng-Kaleng, Mahasiswi Bisnis Digital UMKU Borong 3 Prestasi Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Refleksi September Hitam, DEMA Fakultas Syariah UIN Sunan Kudus Kritik Jejak Rezim Militer

Sabtu, 12 September 2026 - 19:40 WIB

BLDF Gandeng UMK Dorong Mahasiswa Ubah Kepedulian Lingkungan Jadi Aksi Nyata

Senin, 7 September 2026 - 21:51 WIB

Masta-PMB UMKU 2026/2027 Dimulai, Mahasiswa Baru Siap Bergerak dan Berkarya

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26 WIB

Wabup Kaimana Hadiri Wisuda UIN Sunan Kudus, Apresiasi Beasiswa Penuh bagi Mahasiswa Papua Barat

Berita Terbaru