Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wahana di Museum Kretek akan disulap dengan wajah baru oleh investor, mulai dari waterpark hingga city tour VW. (Foto: Istimewa)

Sejumlah wahana di Museum Kretek akan disulap dengan wajah baru oleh investor, mulai dari waterpark hingga city tour VW. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus  — Kawasan Museum Kretek di Kabupaten Kudus akan dikembangkan dengan konsep baru oleh investor yang kini resmi mengelola sebagian area wisata tersebut.

Penataan ditargetkan mulai dilakukan pada 1 Oktober 2026 dan diarahkan untuk menjadikan kawasan itu sebagai salah satu pusat wisata unggulan di Kudus.

Area yang masuk dalam pengelolaan investor nantinya akan mengusung nama Museum Kretek Garden. Penataan akan dipusatkan pada sejumlah fasilitas, terutama kawasan kolam renang atau waterpark hingga area parkir yang dinilai perlu mendapat pembenahan.

Meski demikian, tidak seluruh kawasan Museum Kretek akan mengalami perubahan. Ruang Pamer Museum Kretek, Bioskop, Techno Park, serta Rumah Adat Joglo Pencu tetap dipertahankan dan masih berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus.

Manajer Museum Kretek Garden, Pujiharto, mengatakan tahap awal pengembangan akan diarahkan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang membutuhkan penataan. Waterpark menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian utama dalam tahap awal tersebut.

“Untuk progres awal, penataan kami akan lebih fokus di waterpark. Ada beberapa fasilitas yang memang harus segera kami tata ulang,” ujar Pujiharto, Selasa, 29/9/2026.

Selain membenahi wahana permainan air, pengelola juga menyiapkan pemanfaatan ruang terbuka di kawasan tersebut untuk berbagai kegiatan. Salah satu konsep yang tengah disiapkan yakni penyelenggaraan wedding party dengan memanfaatkan area terbuka di sekitar waterpark.

Pengembangan juga akan dilakukan di kawasan Museum Kretek Garden yang memiliki luas sekitar 2,5 hektare. Manajemen bahkan tengah menjajaki rencana menghadirkan layanan City Tour dengan menggandeng komunitas otomotif Volkswagen (VW) untuk memperluas pengalaman wisatawan selama berada di Kudus.

Baca Juga :  Peringati Haul Pendiri Desa, Warga Desa Karangrowo Mengarak Gunungan Hasil Bumi Dan Dua Pusaka Keliling Desa

“Kami sedang melakukan proses lobi agar Kota Kudus segera memiliki City Tour sendiri,” kata Pujiharto.

Konsep tersebut nantinya tidak hanya mengajak wisatawan berkeliling Museum Kretek Garden, tetapi juga mengenalkan sejumlah destinasi ikonik di Kabupaten Kudus.

Salah satu lokasi yang masuk dalam rencana perjalanan City Tour yakni kawasan Menara Kudus dan Kauman.

“Kudus kan kaya. Salah satu City Tour yang kami rencanakan ada ikon Menara Kudus. Nanti akan kami komunikasikan agar turis bisa menikmati dan tahu tentang Menara Masjid dan budaya Kanjeng Sunan Kudus dengan peradaban di sekitarnya,” jelasnya.

Untuk meningkatkan daya tarik kunjungan, pengelola juga menyiapkan agenda rutin setiap akhir pekan. Kegiatan yang direncanakan meliputi kontes burung berkicau, pertunjukan musik, serta berbagai pagelaran seni dan budaya lokal.

Selain itu, sejumlah wahana baru seperti komidi putar dan boom boom car atau bumper car juga dipersiapkan untuk menambah pilihan hiburan bagi pengunjung.

“Kami berusaha melengkapi kawasan ini dengan permainan baru yang menarik konsumen. Langkah awal ini akan kami kebut sampai akhir tahun,” ungkap Pujiharto.

Dalam skema pengelolaan yang disiapkan, pengunjung nantinya tidak dikenakan tiket masuk kawasan secara umum.

“Jadi nanti tiket masuk Portal itu kami gratiskan, untuk tiket nanti per vendor-vendor atau per wahana,” terangnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan
Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah
Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027
Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco
Investor Siap Kelola Sebagian Kawasan Museum Kretek Kudus, PKL Akan Ditata
Pemkab Kudus Kaji Ulang Sewa Museum Kretek, Hanya Sejumlah Wahana Dibuka untuk Investor
Gantikan Taman Ria Colo, D’tjolo Eco Park Padukan Taman Bunga, Wahana, dan Area Camping
Museum Patiayam Pernah Diserbu 7.000 Orang, Pemkab Kudus Ingin Tren Kunjungan Berlanjut
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Konservasi Trip di Waduk Logung, Wisatawan Diajak Petualangan Sambil Tebar Benih Ikan

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

Investor Siapkan Wajah Baru Museum Kretek Garden Kudus, Ada Bumper Car hingga City Tour

Senin, 28 September 2026 - 13:51 WIB

Dua Museum di Kudus Dapat Anggaran Rp 5 Miliar untuk Revitalisasi, Fokus pada Narasi Sejarah

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Bukan Wisata Syariah, Kudus Mantapkan Konsep “Muslim Friendly” Sambut Pariwisata 2027

Rabu, 23 September 2026 - 14:22 WIB

Dinilai Tak Terurus, Disbudpar Kudus Berencana Pulangkan Joglo Pencu dari Maerokoco

Berita Terbaru