DPRD Dorong Pemkab Kudus Terus Berdayakan UMKM lewat Pelatihan Maksimal dan Berkelanjutan

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

35 stand UMKM di sekitar Desa Getassrabi, mengikuti Bazaar Ramadhan (Foto : istimewa)

35 stand UMKM di sekitar Desa Getassrabi, mengikuti Bazaar Ramadhan (Foto : istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk terus memberdayakan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan cara membuka pelatihan yang berkelanjutkan,

“UMKM memiliki peranan penting dalam penopang sebuah ekonomi daerah, untuk itu Pemkab Kudus kami dorong untuk terus membuka pelatihan kerja yang adaptif sesuai keadaan (situasi) saat ini,” kata Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kudus, Sayyid Yunanta kepada media ini belum lama ini.

Pelaku UMKM, lanjutnya, saat ini dituntut bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan digital marketing. Maka, peran pemerintah harus banyak. Bukan sekedar mengadakan pelatihan lalu selesai. Hal itu dikarenakan situasi dimana bisnis online akan lebih merajalela dan dominan di tahun-tahun mendatang.

Lebih lanjut, Sayid menceritakan, bagaimana masyarakat dan pelaku UMKM merasakan dampak luar biasa dari perkembangan teknologi dan pasar bebas saat ini,

Baca Juga :  Minyakkita Langka di Kudus, Masyarakat Pilih Lari ke Minyak Curah

“Karena saat ini pelaku usaha utamanya di pasar sebagian ada yang menjerit, Pasar-pasar konvensional yang diluar kebutuhan makanan. Seperti  usaha baju dan produk hasil konveksi, karena kalah dengan transaksi online yang harganya agak miring. Maka bagaimana pelaku usaha kita bisa mengikuti tren itu dengan didorong untuk digitalisasi, contohnya tetap jualan di pasar namun diimbangi dengan transaksi jual beli online di market place atau lainnya,” tukasnya.

Mengingat, banyak pelaku pasar seharinya laku 3-5 potong, itu sangat bagus. Dulu gak seperti ini, maka itulah peran pemerintah. Bagaimana pemerintah harus bisa membuat pondasi kepada pelaku UMKM.

“Tujuannya agar mereka bisa beradaptasi dengan tuntutan bisnis. Anggaran juga harus dikawal dibina kesana. Kalau menyiapkan sarana fisik gampang. Tetapi bagaimana bisa membuat mereka itu secara SDM mampu menghadapi zaman,” pungkasnya. (J06/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
Mayoritas Lulusan SLTA, Angka Pencari Kerja di Kudus Tembus 1.635 Orang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru