Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMK Negeri 2 Kudus, Musthofa Tekankan Pentingnya Karakter Pemimpin

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota MPR RI Dr. H. Musthofa, SE, MM menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada guru dan siswa SMK Negeri 2 Kudus di Aula SMK Negeri 2 Kudus, Selasa (6/10/2026). Foto: ist

Anggota MPR RI Dr. H. Musthofa, SE, MM menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada guru dan siswa SMK Negeri 2 Kudus di Aula SMK Negeri 2 Kudus, Selasa (6/10/2026). Foto: ist

Jurnalpantura.id, Kudus –  Sebanyak 150 guru dan siswa SMK Negeri 2 Kudus mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang menghadirkan Anggota MPR RI Dr. H. Musthofa, SE, MM, di Aula SMK Negeri 2 Kudus, Sabtu 03 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Musthofa menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun ideologi dan karakter sebagai bekal untuk menjadi pemimpin yang baik. Menurutnya, kemampuan memimpin harus berjalan beriringan dengan nilai dan prinsip yang kuat.

Ia menjelaskan, Pancasila menjadi landasan penting dalam membentuk karakter pemimpin yang memiliki integritas, keadilan, tanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Pemimpin yang berlandaskan ideologi Pancasila harus mampu menghargai perbedaan, mengutamakan musyawarah, menjunjung persatuan, serta memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” ujar Musthofa dalam penyampaian materinya.

Menurutnya, membangun ideologi pada dasarnya juga merupakan bagian dari membangun karakter. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga harus mampu mengendalikan dan memimpin dirinya sendiri.

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, keteladanan, kejujuran, dan tanggung jawab. Selain itu, integritas, kerja keras, kemampuan, konsistensi, dan disiplin disebut menjadi sejumlah fondasi penting dalam membentuk pemimpin yang berkarakter dan dapat dipercaya.

Dalam sesi dialog, sejumlah siswa turut menyampaikan pertanyaan terkait persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka di lingkungan sekolah dan masa depan generasi muda.

Salah satunya disampaikan Muhammad Dafa Alfurqon yang menanyakan cara menghadapi tindakan bullying di sekolah. Menanggapi hal itu, Musthofa menekankan pentingnya memastikan korban mendapatkan perlindungan serta tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

Ia mendorong siswa yang mengalami atau mengetahui bullying untuk berani menyampaikan kepada guru, wali kelas, guru BK, kepala sekolah, maupun orang tua. Menurutnya, melapor bukan berarti mengadu, melainkan menjadi langkah untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan yang tepat.

Musthofa juga mengajak para siswa untuk tidak ikut mengejek, menyebarkan foto maupun video tindakan bullying, serta memberikan dukungan kepada korban. Budaya sekolah yang saling menghormati dan menghargai perbedaan dinilai penting untuk mencegah terjadinya perundungan.

Baca Juga :  Jembatan Apung Setro Waru Penghubung Kudus-Demak Resmi Dibuka

Sementara itu, Nazila Ramadhani Putri menanyakan alasan generasi muda perlu menjaga Empat Pilar Kebangsaan. Musthofa menjelaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan diperlukan agar persatuan tetap terjaga, keberagaman dihargai, serta kehidupan bermasyarakat tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, generasi muda juga diingatkan untuk mampu menyaring informasi. Penggunaan media sosial secara bijak serta sikap menolak intoleransi dan perpecahan menjadi bagian yang perlu dibangun sejak di bangku sekolah.

Pertanyaan lainnya disampaikan Miftahul Anam mengenai langkah pemerintah dalam memfasilitasi lulusan SMK agar dapat memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.

Musthofa menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong sinergi antara sekolah, dunia usaha, dan dunia industri. Fasilitasi tersebut antara lain melalui pelatihan, sertifikasi, job fair, serta penyediaan akses informasi mengenai lowongan pekerjaan.

Ia menambahkan, lulusan SMK diharapkan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, para pelajar didorong untuk meningkatkan prestasi dan kemampuan agar memiliki peluang lebih besar ketika melanjutkan ke sekolah kedinasan maupun memasuki dunia industri.

“Pelajar harus berprestasi di atas rata-rata agar memiliki daya saing dan dapat dipilih oleh sekolah-sekolah kedinasan maupun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” jelasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami Empat Pilar Kebangsaan secara teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.  (J02/A01)

Berita Terkait

PP Polri Kudus Buka Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Masyarakat Diminta Pahami Perubahan Aturan
Polsek Dawe Edukasi Warga Agar Tidak Membakar Sampah dan Lahan Saat Kemarau
Polsek Kudus Gandeng Ulama Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja di Era Digital
Jangan Melawan Arus dan Main Ponsel Saat Berkendara, Ini Pesan Polisi Jelang Operasi Patuh
Inspektorat Kudus Gencarkan Sosialisasi Antikorupsi di CFD
Picu Tawuran, MUI Dukung Polres Kudus Larang Sound Horeg dan Hiburan DJ Saat Takbiran
Disdag Kudus Siap Antarkan Produk UMKM Kudus Ekspor ke Pasar Luar Negeri
Kapolsek Kudus Kota Sosialisasikan Antisipasi Kenakalan Remaja di Hadapan 110 Kepala MA dan MTs
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMK Negeri 2 Kudus, Musthofa Tekankan Pentingnya Karakter Pemimpin

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:19 WIB

PP Polri Kudus Buka Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Masyarakat Diminta Pahami Perubahan Aturan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:09 WIB

Polsek Dawe Edukasi Warga Agar Tidak Membakar Sampah dan Lahan Saat Kemarau

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:20 WIB

Polsek Kudus Gandeng Ulama Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:34 WIB

Jangan Melawan Arus dan Main Ponsel Saat Berkendara, Ini Pesan Polisi Jelang Operasi Patuh

Berita Terbaru