JurnalPantura.id, KUDUS – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah sedang gencar-gencarnya mendorong semangat wirausaha di kalangan anak muda dan mahasiswa di wilayah Muria Raya.
Setelah sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI PT di Kudus, kini mereka langsung tancap gas dengan seminar kewirausahaan yang fokus pada satu kelemahan krusial yakni digital marketing.
Singgih Budiyono, Ketua BPC HIPMI Kudus periode 2023–2026, menjelaskan bahwa acara ini adalah tindak lanjut dari Musda PT Jawa Tengah.
Tujuannya jelas, yaitu membina, memberi pemahaman, dan dorongan konkret agar mahasiswa yang tergabung dalam HIPMI Perguruan Tinggi (PT) di Muria Raya bisa lebih berkembang dan menciptakan usaha mandiri.
“HIPMI PT Jawa Tengah ingin memastikan anak-anak muda yang tergabung bisa melakukan ekspansi usaha serta memberi kontribusi nyata bagi ekonomi daerah. Tantangan terbesar saat ini adalah lemahnya kemampuan digital marketing,” ungkap Singgih.
Sebagai respons cepat atas tantangan ini, HIPMI Jawa Tengah bersama BPC Kudus akan segera meluncurkan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi para pengusaha muda. Program ini diharapkan menjadi solusi jitu bagi startup yang kesulitan memasarkan produk di era digital yang serbacepat ini.
HIPMI tidak hanya berhenti di pemasaran. Mereka juga akan fokus membantu pengusaha muda dalam proses perizinan usaha. Mulai dari sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, hingga perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan dikawal.
“Kami berkolaborasi dengan DPR RI Komisi VII yang membidangi UMKM, dan sudah disampaikan langsung ke anggota dewan yang hadir hari ini. Harapannya ada bantuan riil untuk anggota, terutama yang menghadapi kendala perizinan,” tambah Singgih.
Saat ini, anggota HIPMI Kudus sudah lebih dari 100 orang, termasuk dari kalangan mahasiswa. Dua dari tiga PT yang ada, yaitu HIPMI PT UMK dan HIPMI PT IAIN Kudus, tercatat aktif. Singgih berharap semangat wirausaha anak muda terus membara pasca acara ini.
Sementara itu, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, yang turut hadir, sangat mengapresiasi inisiatif HIPMI. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kudus siap bersinergi untuk melahirkan pengusaha muda yang mampu mengangkat UMKM lokal naik kelas.
“Pemerintah selalu terbuka untuk kolaborasi. Kita ingin anak muda Kudus punya jiwa entrepreneur dan bisa berkembang bersama. Apalagi banyak potensi yang belum tergarap maksimal,” katanya.
Bellinda juga menyoroti fenomena usaha kopi jalanan (street coffee) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang mayoritas digerakkan anak muda. Baginya, ini bukti antusiasme wirausaha anak muda tinggi, namun perlu diarahkan dan difasilitasi agar lebih tertata dan berkelanjutan.
“Makanya saya titip ke HIPMI agar merangkul mereka. Biar usaha yang tumbuh ini bisa saling bersinergi, belajar, dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar,” pungkasnya, memberikan dukungan penuh bagi generasi muda Kudia.










