Jurnalpantura.id, Kudus – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Kabupaten Kudus dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 12-19 September 2026.
Dari tujuh peserta yang dikirim, enam di antaranya berhasil meraih posisi enam besar pada sejumlah cabang perlombaan.
Enam prestasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Kudus dalam mengantarkan kontingen Jawa Tengah meraih Juara Umum II pada MTQ Nasional 2026.
Capaian ini menjadi momentum penting bagi pembinaan generasi muda Kudus di bidang seni baca, pemahaman, dan penulisan Al-Qur’an.
Adapun prestasi yang diraih peserta asal Kudus meliputi Juara II Qira’at Sab’ah, Juara III Kaligrafi Hiasan Mushaf, Juara III Fahmil Qur’an, dan Juara III Murattal Remaja. Selain itu, peserta Kudus juga meraih Harapan II Kaligrafi Dekorasi serta Harapan III Kaligrafi Digital.
Perwakilan peserta, Muhammad Mas’ud, mengatakan keberhasilan enam peserta tersebut menunjukkan kontribusi yang cukup besar dari Kabupaten Kudus dalam kontingen Jawa Tengah. Ia sendiri berhasil meraih Juara II pada cabang Qira’at Sab’ah di tingkat nasional.
Menurut Mas’ud, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta, tetapi juga menjadi catatan penting bagi Kabupaten Kudus.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi pemantik bagi proses kaderisasi dan pembinaan peserta MTQ di daerah agar prestasi serupa dapat dipertahankan dan dikembangkan.
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk Kabupaten Kudus dan baru pertama kali ini Kabupaten Kudus bisa berkontribusi besar. Semoga ke depannya nanti adik-adik kita bisa menjadi lebih baik lagi dari capaian ini,” ujar Mas’ud, usai melakukan audiensi dengan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, Jumat, 2/10/2026.
Kontribusi peserta asal Kudus juga menjadi bagian dari pencapaian Jawa Tengah yang berhasil menempati posisi Juara Umum II pada MTQ Nasional 2026.
Mas’ud menilai capaian tersebut memiliki arti tersendiri karena Jawa Tengah sebelumnya disebut belum pernah menempati posisi tersebut sejak penyelenggaraan MTQ Nasional.
“Jawa Tengah baru pertama kali ini dalam sejarah menjadi juara umum kedua selama mulai adanya MTQ sampai sekarang. Sebelumnya Jawa Tengah paling mentok di peringkat yang tertinggi itu di lima besar,” ungkapnya.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah membawa nama daerah ke tingkat nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kudus yang selama ini dikenal sebagai Kota Kretek sekaligus Kota Santri.
“Hari ini adalah laporan dari peserta MTQ nasional. Dari beberapa kategori kita memenangkan enam. Walaupun ada juara dua, tiga, semua membawa nama baik Kabupaten Kudus,” kata Sam’ani.
Pemkab Kudus, lanjut Sam’ani, akan menjadikan pengalaman MTQ Nasional 2026 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan persiapan pada ajang berikutnya.
Dukungan juga diberikan melalui tali asih dari Baznas kepada peserta berprestasi. Selain itu, Pemkab Kudus berencana melibatkan para qori berprestasi dalam sejumlah kegiatan keagamaan daerah.
“Kita pantau nanti kalau ada giat di Pemkab kita undang sebagai qori untuk pembukaan atau acara keagamaan di Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (J05/A01)










