Home / TNI

Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Tanjungrejo dan Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Rabu (2/9/2026). Kehadiran jembatan tersebut memberikan akses yang lebih mudah bagi sekitar 2.000 warga. Foto: JP

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Tanjungrejo dan Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Rabu (2/9/2026). Kehadiran jembatan tersebut memberikan akses yang lebih mudah bagi sekitar 2.000 warga. Foto: JP

Jurnalpantura.id, Kudus – Akses warga Desa Tanjungrejo menuju Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, kini semakin mudah setelah Jembatan Garuda Merah Putih resmi dioperasikan.

Infrastruktur tersebut menjadi penghubung penting bagi sekitar 2.000 warga sekaligus membuka akses yang sebelumnya terkendala kondisi Sungai Logung.

Pengoperasian jembatan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Rabu (2/9). Peresmian tersebut turut disaksikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama jajaran Kodam IV/Diponegoro dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus.

Mayjen TNI Achiruddin Darojat menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program strategis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran jembatan ditujukan untuk membuka akses antardesa, meningkatkan keselamatan warga, serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lapangan. Wilayah yang memiliki keterbatasan akses, jumlah penerima manfaat besar, dan mempunyai jalur vital penghubung antardesa menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut.

“Jembatan ini dibangun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Kami di Kodam IV/Diponegoro tidak pilih kasih dalam menentukan lokasi. Daerah yang memang benar-benar membutuhkan, penerima manfaatnya banyak, dan menjadi jalur vital interkoneksi desa akan kami prioritaskan,” ujar Achiruddin.

Ia menyebut, program pembangunan jembatan tersebut juga berangkat dari banyaknya persoalan keselamatan yang dihadapi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Di sejumlah daerah, warga masih harus melewati sungai dengan arus deras untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Hingga kini, Kodam IV/Diponegoro telah menuntaskan pembangunan sebanyak 311 jembatan di berbagai wilayah Jawa Tengah. Ke depan, sedikitnya 100 jembatan tambahan direncanakan dibangun untuk memperluas akses masyarakat.

Untuk menentukan lokasi pembangunan berikutnya, pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah diminta menyampaikan data mengenai wilayah yang membutuhkan infrastruktur penghubung. Data tersebut nantinya menjadi bahan penentuan lokasi yang dinilai paling mendesak dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dipusatkan di Alun-alun Kulon, Tradisi Dandangan di Kudus Start 1 Maret 2024

Selain pembangunan jembatan, TNI juga menjalankan program Menunggal Air untuk membantu masyarakat yang menghadapi persoalan kekeringan. Program tersebut dilakukan melalui pembangunan sumur bor, penyediaan tempat penampungan air, hingga distribusi air bersih ke wilayah permukiman yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Di Kudus, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua RW 06 Desa Tanjungrejo, Abdul Rosyid, mengatakan akses tersebut sudah lama dinantikan, terutama oleh para petani yang selama bertahun-tahun kesulitan membawa hasil pertanian dari lahan mereka.

Sebelum jembatan permanen tersedia, warga hanya mengandalkan jalan setapak untuk menuju wilayah di seberang Sungai Logung. Kondisi tersebut semakin menyulitkan ketika musim hujan tiba karena debit sungai meningkat dan membuat akses penyeberangan tidak dapat digunakan secara optimal.

Rosyid mengatakan, kondisi tersebut sebelumnya turut berdampak terhadap aktivitas perekonomian petani. Saat sungai tidak dapat diseberangi, hasil pertanian sulit dibawa keluar sehingga pembeli maupun tengkulak kesulitan mengambil hasil panen secara langsung.

“Dulu kalau musim hujan petani tidak bisa menyeberang ke ladang di sisi timur. Akibatnya, harga jual hasil bumi anjlok karena pembeli kesulitan mengangkut barang. Sekarang mobil sudah bisa melintas, dan tengkulak bisa langsung ambil hasil panen,” kata Rosyid.

Beroperasinya jembatan tersebut juga mendorong pemerintah desa memperbaiki akses jalan di sekitarnya. Pemerintah Desa Tanjungrejo melakukan pengecoran jalan yang menghubungkan kawasan RW 06 dengan Desa Klaling sehingga manfaat jembatan dapat terintegrasi dengan jaringan jalan yang sudah ada.

Pembangunan infrastruktur itu turut melibatkan masyarakat dan personel TNI melalui kegiatan gotong royong. Kolaborasi tersebut dilakukan sejak proses pembangunan hingga jembatan akhirnya dapat digunakan untuk mendukung mobilitas warga, petani, serta aktivitas perekonomian kedua desa. (J02/A01)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
TMMD Sengkuyung Tahap II Tingkatkan Akses dan Pemberdayaan Warga Gondoharum
TMMD Tahap II 2026 Gondoharum Kudus Dibuka, Dorong Pemerataan Pembangunan
Danrem 073/Makutarama Tinjau Prajurit Brigif TP 43 Muria di Kudus, Tekankan Disiplin dan Pengabdian
Pesan Dandim 0722 Kudus ke Prajurit Brigif Yon TP 43/Muria: Berikan Manfaat ke Masyarakat Sekitar
Dandim Kudus: TMMD Jadi Sarana Kuatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat
TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 Dibuka, Bupati Kudus Tekankan Sinergi Bangun Desa dari Akar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:52 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:38 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap II Tingkatkan Akses dan Pemberdayaan Warga Gondoharum

Rabu, 22 April 2026 - 12:09 WIB

TMMD Tahap II 2026 Gondoharum Kudus Dibuka, Dorong Pemerataan Pembangunan

Berita Terbaru