Jurnalpantura.id, Kudus – Tradisi Dandangan yang terselenggara dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, akan kembali digelar di Kabupaten Kudus.
Tradisi peninggalan Sunan Kudus biasanya diselenggarakan dengan perayaan pasar malam selama sepuluh hari berturut-turut sebelum bulan puasa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Andi Imam Santosa menyampaikan bahwa tradisi Dandangan akan digelar mulai Jumat, 1 Maret 2024.
Tradisis Dandangan akan diramaikan dengan berbagai prosesi budaya dan pasar malam hingga Minggu, 10 Maret 2024 atau sehari sebelum masuk Bulan Ramadan.
“Temanya sesuai dengan SK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa Dandangan adalah WBTB, jadi Dandangan kembali ke asal,” katanya saat dikonfirmasi pada Selasa (20/2/2024).
Tradisi Dandangan nantinya akan dipusatkan di Alun-alun Kulon, tepatnya di komplek Menara Kudus. Beragam kebudayaan akan ditampilkan dalam serangkaian acara selama sepuluh hari.
“Selama penyelenggaraan Dandangan, mulai dari pembukaan hingga penutupan nanti kegiatan full penampilan adat di Alun-alun Kulon Kudus,” tambahnya.
Akan ada ratusan pedagang yang ditaksir ikut meramaikan tradisi Dandangan. Saat ini, kata Andi, udah ada sekira 750 pendaftar dari PKL lokal Kudus yang tercatat di Disdag Kudus.
“Kita konsepkan 70 persen itu PKL Kudus yang meramaikan Dandangan,” tuturnya.
Mengaca dari perayaan tahun 2023 lalu, Tradisi Dandangan digelar secara meriah. Ratusan PKL ikut berpartisipasi dalam perayaan tersebut.
Tahun ini, lokasi PKL Dandangan ditata di sepanjang Jalan Sunan Kudus hingga perempatan Jember, Jalan Kyai Telingsing, Jalan Menara hingga Perempatan Sucen Kudus. (J05/A01)










