Jurnalpantura.id, Kudus – Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) kembali menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di kawasan Menara Kudus, Jumat, 29/5/2026.
Pada tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 16 ekor kerbau dan 37 ekor kambing. Proses penyembelihan dilakukan pada Hari Tasyrik, tepatnya 12 Zulhijah 1447 H, sesuai tradisi yang selama ini dijalankan di lingkungan Menara Kudus.
Ketua Panitia Kurban Iduladha YM3SK 2026, Muhammad Faqol Ahzab, menyampaikan bahwa seluruh hewan kurban berasal dari berbagai pihak, baik masyarakat umum maupun sejumlah perusahaan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, jumlah kerbau tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Iduladha tahun lalu tercatat ada 18 ekor kerbau yang disembelih, sementara jumlah kambing justru meningkat dari 33 menjadi 37 ekor.
Faqol menambahkan, salah satu perusahaan yang ikut berkontribusi dalam penyaluran hewan kurban adalah PT Sukun Wartono Indonesia. Keikutsertaan perusahaan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat melalui momentum Iduladha.
Ia menjelaskan, penyembelihan tetap dilaksanakan pada 12 Zulhijah meskipun bertepatan dengan hari Jumat. Tradisi tersebut sudah menjadi ketentuan yang terus dijaga oleh panitia kurban Menara Kudus dari tahun ke tahun.
“Sudah menjadi kebiasaan di Menara Kudus bahwa penyembelihan dilakukan tanggal 12 Zulhijah. Secara syariat memang diperbolehkan mulai tanggal 10 sampai 13 Zulhijah,” kata Faqol.
Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Sebelum distribusi dilakukan, masing-masing kecamatan telah memiliki koordinator yang bertugas mendata warga penerima manfaat.
“Diperkirakan ada sekitar 12 ribu bungkus daging kurban akan didistribusikan hingga sore hari setelah salat Jumat,” tuturnya.
Setiap paket berisi daging, tulang, dan jeroan yang dibungkus menggunakan daun jati, tradisi khas yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Dalam proses pelaksanaannya, sebanyak 450 rewang atau relawan turut membantu mulai penyembelihan hingga pembagian daging kepada masyarakat. (J05/A01)










