Jurnalpantura.id, Kudus – Membangun masa depan dari titik nol bukan perkara mudah. Namun keyakinan, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah menjadi fondasi kuat bagi Ayu Triana Dewi (33) dan Agustiar (34) dalam merintis Zivana Wedding Organizer, sebuah usaha yang kini mulai mereka siapkan sebagai pijakan masa depan keluarga dan generasi muda di sekitarnya.
Berangkat dari perjalanan hidup yang penuh jatuh bangun, pasangan asal Dukuh Mejobo Kidul, Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus ini menapaki dunia usaha secara bertahap.
Ayu yang merupakan lulusan Sarjana Bahasa Inggris sempat mengabdikan diri sebagai guru honorer di sekolah dasar yang jaraknya cukup jauh dari rumah.
Sementara Agustiar, sejak kecil terbiasa bekerja serabutan demi membantu ekonomi keluarga, menyusul kondisi orang tua yang penuh keterbatasan.
Beragam usaha pernah mereka jalani demi bertahan hidup. Mulai dari berjualan pakaian musiman, menjadi loper gas LPG rumahan, memproduksi kerupuk untuk disetor ke warung, hingga bekerja sebagai kru pemandu wisata dan karyawan perusahaan.
Semua dijalani dengan satu tujuan sederhana, memastikan dapur tetap mengepul dan masa depan keluarga terus bergerak maju.
Titik balik mulai terlihat pada 2023. Berbekal kemampuan Ayu dalam memasak, pasangan ini memberanikan diri membuka usaha catering bernama Jingga Catering, yang diambil dari penggalan nama anak keduanya.
Usaha tersebut dikelola berdua, Ayu menangani proses memasak dan kualitas makanan, sementara Agustiar bertugas belanja bahan, pengemasan, hingga mengantar pesanan.
Di sela kesibukan catering, kegemaran Ayu dalam dunia rias membuka peluang baru. Berawal dari sering diminta merias tetangga untuk acara tertentu, Ayu kemudian mengikuti kursus makeup dan rias pengantin.
“Dari sinilah benih usaha baru tumbuh, hingga akhirnya mereka memutuskan melangkah lebih jauh dengan membuka galeri wedding sekaligus wedding Organizer,” kata Ayu.
Melalui Zivana Wedding Organizer, yang namanya diambil dari penggalan nama anak pertama mereka, Ayu dan Agustiar menghadirkan layanan pernikahan terpadu.
Mulai dari konsultasi, rias pengantin, busana adat dan modern, catering, tenda dan tratak, dekorasi, fotografi, MC, hingga hiburan.
Beragam konsep ditawarkan, seperti Solo Putri, Solo Hijab, Jogja, Sunda, hingga gaya modern dengan sentuhan Korean look, Malaysian look, dan riasan klasik maupun Barbie look.
Lebih dari sekadar bisnis, Zivana Wedding Organizer diproyeksikan sebagai ruang belajar dan pemberdayaan.
Pasangan ini melibatkan banyak mitra dan tenaga kerja lokal yang didominasi generasi Z, mulai dari admin, asisten rias, tim kreatif, hingga tenaga lapangan.
Mereka berharap, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri di masa depan.
“Bagi kami, Zivana Wedding Organizer bukan hanya tentang hari ini. Usaha ini adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan mimpi panjang yang terus mereka rawat,” tambahnya.
Dari nol, dari keterbatasan, mereka menata langkah demi langkah untuk membangun masa depan yang lebih baik, bukan hanya bagi keluarga kecilnya, tetapi juga bagi mereka yang tumbuh dan belajar bersama Zivana. (J05/A01)










