UMKM Unik CFD Kudus Curi Perhatian Bupati, Manfaatkan Kayu Jati Jadi Hiasan Bernilai

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris saat meninjau karya Zumi Art Gallery di CFD Kudus (foto:Jp)

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris saat meninjau karya Zumi Art Gallery di CFD Kudus (foto:Jp)

JurnalPantura.id, Kudus – Dalam riuhnya Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Minggu pagi di sekitar Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, ada satu sudut yang mencuri perhatian pengunjung.

Bukan karena suara musik atau atraksi panggung, melainkan meja sederhana yang penuh dengan pernak-pernik kayu jati sisa furniture export/import.

Di sanalah Zumi Art Gallery, satu-satunya UMKM yang menawarkan kerajinan tangan etnik dari kayu jati sisa yang menjadi perhatian setiap pengunjung yang melewatinya.

Zumi Art Gallery bukan sekadar lapak UMKM biasa. Di balik tiap gantungan kunci, hiasan dinding, puzzle edukatif, hingga mobil-mobilan kayu yang terpajang rapi, tersimpan kisah inspiratif tentang kreativitas, keberanian mengambil langkah baru, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Sang perintis, Fahzumi, bukan orang baru dalam dunia kayu. Ia telah lebih dari 20 tahun berkecimpung sebagai karyawan perusahaan furniture ekspor-impor di Kabupaten Jepara.

Ketika hasrat untuk pensiun muncul, ia tidak serta-merta ingin beristirahat sepenuhnya. Justru dari tumpukan kayu jati bekas di tempat kerjanya, ide itu muncul.

“Daripada terbuang, saya pikir bisa dijadikan sesuatu yang bernilai. Lalu saya mulai menggambar desain dan kerja sama dengan pengrajin untuk memotong sesuai bentuk,” ujarnya saat dihubungi pada Jumat 23 Mei 2025.

Suasana lapak CFD Zumi Art Gallery Kudus (Foto:J07)

Lahir lah karya-karya bernuansa etnik, mulai dari gantungan kunci bergaya tradisional, hiasan meja, mainan edukatif untuk anak-anak hingga cindramata yang cocok sebagai buah tangan.

Tak hanya indah, produk-produk ini juga mengusung misi lingkungan: mengolah limbah kayu jati menjadi barang bernilai jual tinggi.

Baca Juga :  Respons Cepat Polsek Kudus Kota, Berhasil Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan dalam 10 Jam

Karya Fahzumi pun mendapat perhatian khusus saat Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, meninjau CFD. Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menyempatkan mampir dan berbincang langsung dengan Fahzumi.

“Saya bangga ada warga Kudus yang bisa memanfaatkan limbah menjadi kerajinan bernilai tinggi. Ini harus kita dukung,” ujar Sam’ani.

Sebagai bentuk apresiasi, Fahzumi memberikan salah satu karyanya kepada Bupati Sam’ani. Sebuah hiasan meja berbentuk daun tembakau, simbol dari Kota Kudus yang dikenal sebagai kota kretek.

“Kebetulan saya bawa hiasan berbentuk daun, ya saya kasihkan ke beliau. Daun itu kan simbol khas Kudus juga, dan saya rasa cocok menggambarkan keramahannya terhadap masyarakat,” kata Fahzumi.

Kehadiran Zumi Art Gallery di CFD tidak hanya menjadi etalase karya seni, tapi juga simbol harapan bahwa kreativitas dan keberanian bisa mengubah ‘sampah’ menjadi sumber ekonomi.

Dukungan pemerintah daerah lewat kehadiran Bupati juga menjadi angin segar bagi pelaku UMKM lainnya.

Kini Fahzumi terus berinovasi, dan berharap produknya bisa menembus pasar lebih luas, baik nasional maupun mancanegara.

“Selama ini hanya dijual offline, tapi ke depan saya ingin coba lewat online juga. Karena saya yakin, produk lokal Kudus bisa bersaing,” tandasnya.

Sebagai informasi, karyanya dapat dilihat dan dipesan pada sosial media Instagram “Zumiart_Gallery” dan hadir melapak selama CFD yang bertitik di pertigaan gang 1 depan, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (J07/A01)

Berita Terkait

Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi
Pemkab dan YM3SK Satukan Langkah, Hari Jadi Kudus Bakal Bergeser ke 23 Agustus
Wabup Bellinda Usulkan Stand Up Comedy di Hari Jadi Kudus: Bupati dan Saya Siap Di-Roasting
Tanggal Hari Jadi Bergeser Jadi 23 Agustus, Pemkab Kudus Siapkan Perda Baru
Kenduren Hari Jadi Kudus Maju ke Agustus, Jadi Awal Rangkaian Perayaan ke-477
Usai Dilantik, Bellinda Birton Langsung Pasang Target Transparansi di Kwarcab Kudus
Papan Ucapan Akrilik Kian Diminati Anak Muda Pati untuk Momen Spesial
Perajin Caping Kalo Kian Langka, Kamto Tetap Bertahan di Tengah Keterbatasan
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:32 WIB

Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Pemkab dan YM3SK Satukan Langkah, Hari Jadi Kudus Bakal Bergeser ke 23 Agustus

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Wabup Bellinda Usulkan Stand Up Comedy di Hari Jadi Kudus: Bupati dan Saya Siap Di-Roasting

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Tanggal Hari Jadi Bergeser Jadi 23 Agustus, Pemkab Kudus Siapkan Perda Baru

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:52 WIB

Kenduren Hari Jadi Kudus Maju ke Agustus, Jadi Awal Rangkaian Perayaan ke-477

Berita Terbaru