Jurnalpantura.id, Kudus – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendorong Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menjadi organisasi yang semakin solid, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah KORPRI Tingkat Kabupaten Kudus Tahun 2026 di Aula Gedung Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Kudus, Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, Sam’ani menegaskan bahwa KORPRI bukan sekadar wadah bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga organisasi yang memiliki peran penting dalam membangun solidaritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia berharap kekompakan anggota KORPRI tidak hanya terjalin di lingkungan internal organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami harapkan KORPRI semakin solid, baik pada sesama maupun pada pelayanan di masyarakat,” harapnya.
Sam’ani juga berpesan agar kepengurusan KORPRI periode 2026-2031 mampu menghadirkan berbagai inovasi dan program kerja yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya melalui penyelenggaraan Kudus KORPRI Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November mendatang.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat para anggota agar semakin kompak.
“Rencana kita akan mengadakan KORPRI Run untuk memberi semangat pada anggota sehingga semakin kompak ke depannya,” pesannya.
Selain itu, Bupati meminta kepengurusan baru nantinya menjalankan organisasi secara lebih segar dengan mengedepankan tanggung jawab dan program kerja yang jelas. Setiap kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami ingin KORPRI semakin fresh, teman-teman harus bangga menjadi anggota KORPRI. Tunjukkan kinerja nyata di masyarakat,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Musyawarah KORPRI, Eko Djumartono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki sejumlah agenda penting. Di antaranya penyampaian pertanggungjawaban Dewan Pengurus KORPRI periode 2018-2026, penetapan program kerja periode 2026-2031, serta pemilihan dan penetapan dewan pengurus yang baru.
Ia menyebut musyawarah tersebut menjadi forum strategis untuk menentukan arah organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan program KORPRI Kabupaten Kudus.
“Muskab KORPRI Kudus merupakan forum organisasi yang memiliki arti penting dan strategis bagi keberlangsungan organisasi. Sebagaimana kita ketahui agenda utama Muskab KORPRI adalah pemilihan dan penetapan dewan pengurus KORPRI periode 2026-2031,” jelasnya.
Eko berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat berjalan secara demokratis, tertib, terbuka, dan penuh kekeluargaan. Pelaksanaannya juga diharapkan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta ketentuan organisasi.
Menurutnya, hasil musyawarah tidak hanya sebatas terbentuknya kepengurusan baru, tetapi juga harus mampu melahirkan semangat dan langkah konkret untuk memajukan organisasi.
“Muskab tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tapi melahirkan semangat baru dan langkah nyata menjadikan KORPRI semakin berjaya dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Musyawarah KORPRI 2026, diharapkan kepengurusan periode mendatang mampu memperkuat solidaritas ASN, menghadirkan inovasi, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Kudus. (J02/A01)










