Jurnalpantura.id, Kudus – Permasalahan terkait hama lalat yang diduga berasal dari operasional kandang ayam broiler di Dukuh Kalidoro Kidul, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus akhirnya menemukan titik terang.
Usai melakukan mediasi di Aula Balai Desa pada Rabu (01/04/2026), warga yang terdampak dan pengelola kandang sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Kepala Desa Bulungcangkring, Sulakim mengungkapkan, ada tiga poin kesepakatan yang disetujui warga dan pengelola kandang dalam mediasi.
Pertama, pihak kandang siap melakukan pembersihan dan penanganan terkait lalat. Kedua, berkaitan dengan bina lingkungan, pengelola kandang setuju untuk mengikutsertakan masyarakat sekitar.
“Ketiga, pengelola kandang juga sepakat untuk memberikan kompensasi kepada warga sekitar melaui RT/RW setempat,” ungkapnya.
Sulakim menegaskan, proses mediasi yang juga dihadiri oleh Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Jekulo tersebut, berjalan dengan lancar dan kondusif. Warga maupun pengelola kandang sepakat untuk menyelesaikan masalah dengan baik-baik.
Sementara iu, Kapolsek Jekulo, AKP Danail Arifin mengungkapkan, setelah adanya protes yang dilakukan sejumlah warga Dukuh Kalidoro Kidul Desa Bulungcangkring beberapa waktu lalu, pihak kepolisian bersama pemerintah desa setempat kemudian mempertemukan warga dengan pelaku usaha dalam mediasi.
Setelah mediasi yang cukup panjang, pemilik kandang melalui Paguyuban Kandang Ayam di Desa Bulungcangkring, sepakat untuk membasmi lalat-lalat yang mengganggu warga sekitar.
“Alhamdulillah hari ini disepakati, bahwa Paguyuban Kandang Ayam akan menindaklanjuti protes warga dengan berupaya melakukan pembasian lalat,” ujar Kapolsek setelah mediasi.
Untuk teknis pemiasmian yang akan dilakukan, hal itu akan dibahas lebih lanjut oleh paguyuban bersama warga.
Lebih lanjut, AKP Danail merasa bersyukur dan berterima kasih kepada warga Desa Bulungcangkring yang mau menyelesaikan masalah dengan tenang.
Hal itu dibuktikan dengan mediasi yang berjalan aman, lancar, kondusif, dan kedua pihak saling merespon baik.
“Kami jajaran Polsek Jekulo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik warga maupun pelaku usaha yang berhasil menjaga situasi di Desa Bulungcangkring tetap aman dan kondusif,” terangnya.
Setelah adanya permasalahan ini, AKP Danail berharap seluruh warga Kabupaten Kudus, khususnya di wilayah Kecamatan Jekulo, untuk selalu mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah sekecil apapun.
“Permaslahan sekecil apapun bisa diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah yang baik, pasti ada solusinya,” tegasnya.
Di samping itu, pihaknya juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Bulungcangkring yang telah aktif dan responsif dalam memberikan fasilitas untuk mediasi, sehingga permasalahan warga bisa terselesaikan dengan baik. (J03/A01)










