Bupati Kudus Respons Kritik Penanaman Pohon di Jalan, Siap Evaluasi

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus siap mengevaluasi penanaman pohon di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mendapat sorotan dari masyarakat. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, kritik yang disampaikan warga akan menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan program penghijauan.

Sam’ani menegaskan, Pemkab Kudus terbuka terhadap berbagai masukan, termasuk terkait lokasi maupun jenis tanaman yang ditanam di kawasan jalan. Evaluasi diperlukan agar upaya memperbanyak ruang hijau tetap berjalan tanpa mengganggu keberadaan fasilitas umum.

“Kami ucapkan terima kasih atas kritikan dan masukannya. Kalau memang kita salah, kita perbaiki, kita tata lagi,” ujar Sam’ani, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perkotaan agar lebih hijau. Tanaman baru juga disiapkan untuk menggantikan pohon sebelumnya yang mati maupun mengalami kerusakan.

Pemkab Kudus melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) menargetkan penanaman minimal 50 pohon setiap Jumat. Lokasi penanaman disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk sejumlah titik yang memerlukan penyulaman tanaman.

Beberapa jenis pohon yang digunakan di antaranya pulai dan tabebuya. Pemilihan tanaman, kata Sam’ani, turut memperhitungkan kondisi lingkungan sekitar, terutama karakter perakaran agar tidak berpotensi merusak badan jalan maupun trotoar.

“Yang kita tanam jenis pulai dan tabebuya. Akarnya tidak terlalu merusak jalan maupun trotoar,” jelasnya.

Mengenai tanaman yang berada di dekat rambu lalu lintas, Sam’ani menyebut penataan masih dapat dilakukan apabila pertumbuhan pohon nantinya mengganggu rambu atau fasilitas jalan. Pemerintah akan melihat kondisi tanaman seiring perkembangannya.

Baca Juga :  BLDF Luncurkan Peta Digital Penjemputan Sampah di Kudus, Total Ada 525 Titik

“Kalau nanti besar kita geser. Setelah rambu-rambu juga banyak pohon yang sudah besar,” ungkapnya.

Sam’ani menilai penghijauan di sepanjang jalan memiliki manfaat bagi kawasan perkotaan. Selain menciptakan suasana yang lebih teduh, keberadaan pepohonan juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas udara serta mengurangi dampak emisi kendaraan.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa kegiatan tersebut merupakan proyek pengadaan tanaman. Menurutnya, sejumlah pohon yang kini ditanam berasal dari sumbangan masyarakat pada momentum Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun peringatan Hari Kemerdekaan.

“Ini bukan proyek. Ini kiriman dari masyarakat ketika Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun Proklamasi, kita kumpulkan dan kita tanam,” katanya.

Bupati meminta organisasi perangkat daerah terkait memastikan tanaman yang sudah ditanam tetap mendapatkan perawatan. Jika di kemudian hari terdapat pohon yang rusak atau keberadaannya mengganggu fasilitas publik, penataan ulang akan dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kudus Hari Wibowo menyampaikan bahwa penghijauan di ruas jalan dilakukan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih hijau dan teduh. Program tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan pejalan kaki yang menggunakan fasilitas jalan.

“Penanaman ini untuk menghijaukan, menyehatkan, juga untuk bentuk peneduh. Pengguna jalan tidak hanya naik motor atau mobil, ada juga pejalan kaki,” kata Hari.

Hari menambahkan, kebutuhan penghijauan semakin penting seiring perkembangan Kudus sebagai kawasan industri. Selain memperbanyak tanaman, pemerintah juga akan memperhatikan kebersihan saluran drainase sehingga kondisi lingkungan di sekitar ruas jalan tetap terjaga.  (J02/A01)

Berita Terkait

Polisi dan Relawan RRM Bersama Warga Bersihkan Masjid Al Ihsan Getaspejaten
Kudus ASIK Hadir di UTMM 2026, Sampah Peserta Dipilah dan Ditukar Merchandise
Kresek.id Edukasi Siswa SMP 1 Jati Kudus tentang Pilah Sampah dan Daur Ulang
Tekan Emisi Karbon, RS Mardi Rahayu Kudus Mulai Operasikan PLTS Atap 416 kWp
60 Personel Dikerahkan, Pemkab Kudus Kawal Kebersihan Pasca Konser Guyon Waton
Kudus Gencarkan Penghijauan, Target Tanam 50 Pohon Setiap Jumat
Uji Labkesda Tak Buktikan Sumur Warga Trengguli Tercemar Limbah IPAL SPPG
BLDF Gandeng UMK Dorong Mahasiswa Ubah Kepedulian Lingkungan Jadi Aksi Nyata
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polisi dan Relawan RRM Bersama Warga Bersihkan Masjid Al Ihsan Getaspejaten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kudus ASIK Hadir di UTMM 2026, Sampah Peserta Dipilah dan Ditukar Merchandise

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kresek.id Edukasi Siswa SMP 1 Jati Kudus tentang Pilah Sampah dan Daur Ulang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tekan Emisi Karbon, RS Mardi Rahayu Kudus Mulai Operasikan PLTS Atap 416 kWp

Minggu, 27 September 2026 - 03:41 WIB

60 Personel Dikerahkan, Pemkab Kudus Kawal Kebersihan Pasca Konser Guyon Waton

Berita Terbaru