Jurnalpantura.id, Kudus – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, mengusulkan agar pentas stand up comedy menjadi salah satu agenda dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Kudus ke-477 tahun 2026.
Usulan tersebut disampaikan saat rapat finalisasi persiapan perayaan yang berlangsung di kompleks Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu, 5/8/2026.
Bellinda menilai kehadiran komunitas stand up comedy dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk menyampaikan kritik kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dengan cara yang kreatif dan menghibur.
Menurutnya, kritik dari masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang terbuka.
“Mungkin bisa dimasukkan ke poin (agenda) mana, saya minta supaya komunitas stand up comedy bisa diikutsertakan,” ujar Bellinda.
Ia menjelaskan, komunitas stand up comedy nantinya dapat menjadi representasi masyarakat yang memberikan kritik terhadap pemerintah melalui gaya khas mereka.
Menurut Bellinda, keterlibatan mereka sekaligus menunjukkan bahwa Pemkab Kudus tidak menutup diri terhadap kritik dari masyarakat.
“Kalau anak stand up comedy kan mengkritisi tapi dengan caranya mereka, supaya dengan masyarakat, Pemkab Kudus itu tidak anti kritik,” tambahnya.
Bellinda juga menyatakan kesiapan dirinya untuk menerima kritik, termasuk dalam bentuk roasting, selama disampaikan dengan cara yang santun dan tetap berada dalam koridor yang baik.
Ia bahkan menyebut Bupati Kudus juga siap menjadi sasaran roasting dalam pentas tersebut.
“Pak Bupati dan saya siap di-roasting,” tandas Bellinda.
Tak hanya stand up comedy, Bellinda turut mendorong agar komunitas pantomim diberikan kesempatan untuk tampil dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kudus.
Ia juga mengusulkan keterlibatan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), baik dari Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun kelompok lainnya, agar turut mendapatkan ruang untuk menunjukkan kreativitas.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima roasting apabila pentas stand up comedy nantinya masuk dalam agenda resmi perayaan Hari Jadi Kota Kudus ke-477.
“Ini dalam rangka pemkab tidak anti kritik, termasuk nanti kegiatan KPK anti korupsi memberikan ruang kepada anak muda untuk boleh meroasting kami, tapi tetap di koridor yang tetap santun. Saya siap, ibu wakil, teman-teman OPD siap,” ucap Sam’ani.
Sementara itu, rangkaian Hari Jadi Kota Kudus ke-477 telah disiapkan dengan berbagai kegiatan hingga akhir September 2026.
Agenda tersebut di antaranya Pagelaran Wayang Kulit pada 22 Agustus, Kenduren Massal 23 Agustus, Festival Keluarga Sehat 29-30 Agustus, Haul Akbar 5 September, Festival Karnaval Budaya dan puncak apresiasi Kudus Integrity Video Festival (KIVFEST) serta Car Free Night pada 12 September.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Mlampah Sesarengan pada 13 September, Kudus Expo UMKM 18-20 September, Kudus Fashion on the Street 19 September, serta Tahlil dan Doa serta Khotmil Quran pada 22 September.
Puncak Hari Jadi pada 23 September akan diisi Upacara di Halaman Pendapa dan ziarah makam bupati terdahulu, sebelum dilanjutkan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo dan Konser Musik Puncak pada 26 September, Scooter Go Green Rolling Sareng 27 September, serta ditutup Penyerahan RTLH Djarum Foundation pada 29 September 2026. (J05/A01)










