Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mulai memperbaiki talang bocor yang menyebabkan lantai Pasar Kliwon tergenang air setelah hujan deras disertai angin pada Senin, 26/10/2026.
Perbaikan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengatasi kebocoran sekaligus menjaga kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Fitrianto, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan kejadian tersebut.
Dari hasil identifikasi awal, ditemukan sejumlah saluran air tersumbat daun serta beberapa bagian talang yang membutuhkan perbaikan agar aliran air hujan kembali lancar.
“Pasca-kejadian, air yang meluber atau melimpas dari atas itu, teman-teman sudah melakukan identifikasi. Jadi, beberapa saluran air itu memang ada kemampetan karena tertutup daun,” ujar Fitrianto.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang cenderung kering selama beberapa bulan terakhir membuat gangguan pada saluran air dan talang belum terlihat secara menyeluruh.
Permasalahan tersebut baru diketahui setelah hujan deras mengguyur Kudus pada Senin lalu hingga menyebabkan air melimpas dan menggenangi lantai pasar.
Penanganan awal mulai dilakukan pada Selasa (27/10/2026), dengan menyasar bagian talang yang mengalami kebocoran di Blok A2 Pasar Kliwon.
Fitrianto menyebut proses perbaikan masih berlangsung dan akan dilanjutkan dengan pemantauan untuk mengetahui efektivitas penanganan yang telah dilakukan.
“Hari ini tadi dari Dinas Perdagangan sudah melakukan perbaikan di Pasar Kliwon. Ini masih proses, masih di luar belum selesai. Nanti kita akan memonitor progres daripada hasil perbaikan kita, apakah masih berdampak terhadap limpasan air atau kebocoran atau tidak,” jelasnya.
Selain Blok A2, Dinas Perdagangan juga berencana memeriksa sejumlah bagian lain, termasuk area Blok D, untuk mengantisipasi adanya kebocoran serupa.
Evaluasi akan dilakukan setelah perbaikan selesai, terutama untuk memastikan tidak ada lagi limpasan air ketika hujan deras kembali turun.
Terkait pembiayaan, Fitrianto mengatakan perbaikan sementara menggunakan anggaran pemeliharaan pasar yang tersedia di Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.
“Untuk sementara pemeliharaan pasar. Ada anggaran pemeliharaan pasar yang memang digunakan secara insidental manakala terjadi kerusakan-kerusakan yang ada di pasar, kita ambilkan dari dana pemeliharaan,” ungkapnya.
Melalui perbaikan dan pemeriksaan lanjutan, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus berharap kebocoran talang dan genangan air di Pasar Kliwon segera teratasi.
Upaya tersebut diharapkan dapat membuat aktivitas jual beli tetap berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, khususnya saat hujan deras kembali mengguyur wilayah Kudus. (J05/A01)










