Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokakarya boneka kertas dengan meremas, membentuk, hingga memainkan boneka hasil kreasi mereka, Minggu sore, 6/9/2026. (Foto: J05)

Lokakarya boneka kertas dengan meremas, membentuk, hingga memainkan boneka hasil kreasi mereka, Minggu sore, 6/9/2026. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Imajinasi masa kecil kembali dihidupkan melalui selembar kertas di Taman Lalu Lintas Hutan Kota, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Belasan anak muda mengikuti lokakarya boneka kertas dengan meremas, membentuk, hingga memainkan boneka hasil kreasi mereka, Minggu sore, 6/9/2026

Kegiatan yang digelar Lumbungbaca KBPW tersebut tidak sekadar mengajarkan peserta membuat kerajinan tangan.

Mereka juga diajak menjadikan boneka sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman, dan cerita yang ada dalam pikiran masing-masing.

Suasana santai terlihat ketika peserta duduk melingkar di ruang terbuka. Bermodalkan bahan sederhana, mereka membentuk kertas menjadi karakter sesuai imajinasi, kemudian mencoba membuat boneka tersebut seolah-olah memiliki kehidupan.

Koordinator Lumbungbaca KBPW, Saeful Annas, mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai aktivitas sederhana untuk membantu peserta beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari.

Proses meremas dan membentuk kertas dinilai dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus membantu mengurangi kejenuhan.

“Mula-mula peserta membuat satu boneka, lalu memperagakan cara boneka itu bergerak, bernafas hingga bersuara,” ujarnya.

Menurut Annas, lokakarya tersebut menjadi kegiatan perdana dengan konsep boneka kertas yang digelar di Kudus. Ia mendapatkan inspirasi dari komunitas seniman di Yogyakarta yang menggunakan boneka kertas dalam pertunjukan tanpa suara.

Baca Juga :  PP Kesehatan Terbaru, Larang Jual Rokok di Wilayah Radius 200 Meter dari Sekolah

Ia kemudian mengembangkan gagasan tersebut dalam bentuk lokakarya agar peserta tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga berani menggunakan imajinasi.

Boneka yang dibuat dapat menjadi karakter untuk bercerita tentang masa kecil, kampung halaman, maupun pengalaman pribadi.

“Saya membayangkan bagaimana menghidupkan boneka seolah-olah mahluk hidup, itu yang dipraktikkan peserta, berimajinasi seperti masa kecil,” katanya.

Menariknya, peserta tidak diwajibkan menggunakan kertas baru. Berbagai material sederhana seperti daun, koran bekas, kain, hingga limbah yang sudah tidak terpakai dapat digunakan untuk memperkaya bentuk boneka sekaligus mengasah kreativitas.

“Ternyata karya teman-teman bagus, dan mereka bisa berimajinasi dengan kampung halaman, masa kecilnya, atau membuat bentuk-bentuk unik yang bisa diceritakan,” bebernya.

Annas berharap kegiatan kreatif semacam itu dapat membuat ruang publik di Kudus lebih hidup. Menurutnya, Taman Lalu Lintas Hutan Kota Rendeng dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas positif, seperti diskusi buku, pementasan, pameran, kolase, hingga pembuatan zine.

“Sayang sudah ada ruang publik bagus tetapi jarang digunakan. Kegiatan ini juga bisa merefresh otak dan menjadi hal baru yang menyenangkan di akhir pekan,” tandasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus
Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti
Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan
Kelas Kreatif di Perpusda Kudus, Kawat Bulu Disulap Jadi Bunga Lily
Kudus Satu-satunya di Eks Karesiden Pati yang Aktifkan Komunitas Perempuan Berkebaya, Pesan Endhah Endhayani di Hari Kartini
Penjualan Janur di Depan Pasar Bitingan Kudus Jelang Lebaran Ketupat Laris Manis
Antusias Tukar Uang Baru Jelang Lebaran, 500 Nasabah Dilayani di Bank Jateng Kudus
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WIB

Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan

Berita Terbaru