Kelas Kreatif di Perpusda Kudus, Kawat Bulu Disulap Jadi Bunga Lily

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelas pembuatan produk pipe cleaner di Perpusda Kudus. (Foto: J05)

Kelas pembuatan produk pipe cleaner di Perpusda Kudus. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Suasana Sabtu di salah satu sudut Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus tampak semarak dengan canda tawa para ibu yang berkumpul sambil memegang kawat bulu berwarna-warni.

Aktivitas tersebut menghadirkan nuansa hangat yang berbeda dari biasanya, menjadikan perpustakaan tak sekadar tempat membaca.

Keriuhan itu tidak berlangsung lama. Dalam hitungan menit, suasana berubah menjadi tenang ketika sekitar delapan peserta mulai fokus pada aktivitas merangkai kawat bulu atau yang populer disebut pipe cleaner.

Konsentrasi mereka terlihat dari gerakan tangan yang teliti dan penuh kehati-hatian.

Para peserta diketahui tengah mengikuti pelatihan kerajinan pipe cleaner yang dipandu oleh seorang perajin bernama Nana.

Pada pertemuan Sabtu, 25/4/2026 tersebut, mereka sepakat membuat buket sederhana berupa satu tangkai bunga lily sebagai hasil karya.

Dengan arahan Nana, peserta mulai membagi kawat bulu menjadi beberapa bagian kecil. Warna yang digunakan pun bervariasi sesuai selera masing-masing, lalu disusun perlahan hingga membentuk kelopak bunga yang menyerupai lily.

Selain kawat bulu, bahan yang digunakan tergolong sederhana dan mudah ditemukan, seperti lem tembak, floral tip, tangkai, serta kertas pembungkus.

Baca Juga :  PRAJURIT TNI DI DO'AKAN MBAH MUNIF

Meski bahan-bahannya ekonomis, hasil akhirnya mampu menjadi kerajinan bernilai estetika dan berpotensi dijual.

Bagi pemula, membentuk kawat bulu menjadi karya yang rapi tentu bukan hal mudah. Meski begitu, para ibu yang mengikuti pelatihan tampak cekatan, seakan sudah berpengalaman.

Padahal, sebagian besar dari mereka baru pertama kali mencoba kerajinan ini.

Penata Operasional Perpusda Kudus, Novianti Safitri, menjelaskan bahwa kelas pipe cleaner telah berjalan sekitar dua tahun dan rutin digelar setiap dua minggu sekali.

Program ini merupakan respon atas tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan keterampilan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang aktif, kreatif, dan terbuka bagi berbagai kegiatan masyarakat.

“Jadi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pelibatan masyarakat sudah menjadi agenda rutin, silahkan kalau mau ikut karena ini untuk masyarakat umum,” tambahnya.

Selain kelas pipe cleaner, lanjut Fitri, Dinas Arpusda Kudus juga menjadwalkan untuk kelas pelatihan lain. Seperti kelas mental health, rajut, menulis fiksi, bahasa inggris, tari, digital marketing dan lainnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat
Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus
Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti
Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan
Kudus Satu-satunya di Eks Karesiden Pati yang Aktifkan Komunitas Perempuan Berkebaya, Pesan Endhah Endhayani di Hari Kartini
Penjualan Janur di Depan Pasar Bitingan Kudus Jelang Lebaran Ketupat Laris Manis
Antusias Tukar Uang Baru Jelang Lebaran, 500 Nasabah Dilayani di Bank Jateng Kudus
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:31 WIB

Selembar Kertas, Segudang Imajinasi: Cara Anak Muda Kudus Meredakan Penat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Delapan Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan, Jadi Kado Istimewa HUT ke-81 RI di Kudus

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WIB

Animasi Sai dan Uti Jadi Media Edukasi Sejarah, Wabup Bellinda Isi Suara Karakter Uti

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

Benang Lama Cerita Baru, Warga Kudus Diajak Sulap Kain Perca Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pelaku UMKM di Kudus Buktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan

Berita Terbaru