Pendapatan Parkir Pasar Kliwon Minim, Lindu Aji Tertibkan Parkir Liar

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lindu Aji Kudus bersama anggota sedang melakukan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Kliwon Kudus (Foto:J02)

Ketua Lindu Aji Kudus bersama anggota sedang melakukan sosialisasi kepada pedagang di Pasar Kliwon Kudus (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebagai pemenang lelang pengelolaan retribursi parkir di area Pasar Kliwon Kecamatan Kota
Kudus, Lindu Aji mengeluhkan turunya pendapatan selama setahun ini, khususnya di masa pendemi Covid-19.

Dengan luasan lahan parkir 5.325 meter per segi (m2) di Pasar Kliwon, Lindu Aji harus membayar sesuai kontrak perjanjian
sewa lahan sebesar Rp 33,050 juta per bulan. Belum termasuk tambahan
PPN sebesar 20 persen.

Perjanjian sewa lahan parkir Pasar Kliwon diteken pihak kedua PT Kolocokro Mandiri (KCM) dengan pihak pertama Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, pada 14/06/2019 dengan durasi waktu selama tiga tahun.

“Sudah beberapa bulan ini kami merugi, apalagi selama pandemi Covid-19 ini, karena setoran dari pelaksana parkir di lapangan tidak stabil,” ujar Suhadi, Direktur PT KCM, Rabu 10/06/2020.

Suhadi, Direktur PT Kolocokro Mandiri sekaligus Ketua Ormas Lindu Aji (Foto:J02)

Suhadi yang juga Ketua Ormas Lindu Aji kemudian mencoba melakukan evaluasi dengan mengerahkan sekitar 150 anggotanya untuk melakukan pengawasan selama sepekan di lapangan.

Baca Juga :  Tabungan Emas di Pegadaian Kian Diminati Masyarakat Kudus

Selain itu, pihaknya juga melakukan
sosialisasi kepada para pemilik serta karyawan toko dan kios di Pasar Kliwon agar bersedia membayar saat mereka memarkir kendaraan di depan tempat dasar dagangan.

Selama ini pemilik kios yang membawa mobil atau sepeda motor tidak membayar parkir dengan alasan mereka menaruh kendaraan di depan toko dan kios sendiri.

Padahal para pedagang selama ini hanya membayar sewa toko dan kios, tidak termasuk lahan parkir.

“Kami ingin memaksimalkan pendapatan
parkir dengan menarik pemilik maupun karyawan toko dan kios yang ada
di Pasar Kliwon,” jelasnya saat ditemui di Pasar Kliwon Kudus.

Masih menurut Suhadi, setiap bulan pihaknya harus membayar sewa lahan parkir
sebesar Rp 33,050 juta dari luas lahan 5.325 m2 (Rp 6.206 per m2), ditambah PPN 20 persen atau total pengeluaran per bulan mencapai sekitar Rp 40 juta. (J02/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
CFN dan Nobar Piala Dunia Hidupkan Simpang Tujuh Kudus, UMKM Raup Berkah
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru