oleh

Kolaborasi dengan FKDK, Mahasiswa BKI IAIN Kudus Bikin Konten Bantu ODGJ Temukan Keluarga

Jurnalpantura.id, Kudus – Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling IAIN KUDUS berkolaborasi dengan FKDK (Forum komunikasi disabilitas Kudus) membantu ODGJ menemukan keluarganya kembali.

Melalui tim kreator channel YouTube “jalan hidupku” yang di motori Rismawan Yulianto, ketua FKDK dan beberapa mahasiswa BKI IAIN Kudus didampingi Heny Kristiana selaku dosen BKI, membuat konten untuk ODGJ tersebut.

Selain membantu ODGJ menemukan keluarganya, tim kreator YouTube Jalan Hidupku ini bergelut di dunia Disabilitas untuk menunjukkan bahwa teman-teman disabilitas ini memiliki potensi dan karya yang patut diunggulkan. Sehingga meminimalisir diskriminasi dan pandangan sebelah mata tentang Disabilitas.

Salah satu ODGJ bernama Imam yang di ajak bincang-bincang oleh Rismawan Yulianto menjelaskan bahwa Imam ini ingin pulang kerumah dan kembali berkumpul dengan keluarganya.

ODGJ yang ingin bertemu keluarga (Foto:HL)

“Undaan gang 1,” jawaban singkat Imam ketika di tanyai oleh Rismawan Yulianto di Jekulo. Sabtu 30/07/2022.

Selsin Imam, ada juga Dimas, ODGJ yang ingin kembali ke keluarganya.

Saat ditanya oleh Farida, mahasiswa BKI yang juga tim dari Chanel Youtube Jalan Hidupku, Dimas menjelaskan,”Ingin pulang dan rindu dengan kedua orang tuanya,”

Karena Dimas ini agak susah berbicara, dia hanya mengangguk dan menggelengkan kepala ketika ditanya.

Setiap kali di tanya tentang keluarganya Imam dan Dimas memasang raut muka yang sedih.

Salah satu ODGJ (Foto:HL)

Jadi, jika ada dari teman-teman yang mengenal Imam dan juga Dimas atau mengetahui keluarga dari kedua ODGJ tersebut, bisa menghubungi Rismawan Yulianto di nomor WA 0857-8706-4555.

“Sebenarnya ini bukan semata-mata untuk mengisi konten, tetapi mereka (para mahasiswa) tulus ingin membantu teman-teman disabiitas dan ODGJ,” Kata Heny Kristiana.

Mereka telah lama terlibat kegiatan sosial bersama FKDK, sambung Dosen BKI, setelah memalui banyak pertimbangan akhirnya memutuskan membuat konten.

“Dengan konten tersebut, masyarakat bisa lebih banyak yang melihat kehidupan ODGJ disekitar kita, syukur-syukur bisa ikut terlibat membantu menemukan keluarganya,” Tuturnya. (Hikmatul Laili Munfaridah/A02)

Komentar