Keluh Murid SDN 2 Purwosari Terpaksa Belajar sambil Lesehan di Perpustakaan, Imbas Atap Kelas Ambruk

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pembelajaran murid SDN 2 Purwosari di ruang perpustakaan imbas atap ruang kelas ambruk. (Foto: J05)

Kegiatan pembelajaran murid SDN 2 Purwosari di ruang perpustakaan imbas atap ruang kelas ambruk. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 14 murid kelas tiga SDN 2 Purwosari, Kabupaten Kudus, terpaksa mengungsi ke ruang perpustakaan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) setelah atap ruang kelas ambruk.

Peristiwa atap ruang kelas ambruk tersebut terjadi pada 12 Februari 2025 lalu. Hampir dua bulan, Mereka harus belajar lesehan di ruang yang sempit, berbagi tempat dengan rak-rak buku yang ada di perpustakaan sekolah.

Salah satu murid, Anindita Keisha Zahra, mengaku kesulitan untuk fokus belajar karena harus duduk lesehan tanpa kursi.

“Pinginnya duduk di kursi seperti dulu, belajar kayak gini ga nyaman, ga bisa fokus belajar,” ujarnya saat ditemui pada Rabu, 9/4/2025.

Senada, Adia Rafa Fatina juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa kembali belajar di ruang kelas yang lebih nyaman.

“Pingin kayak dulu, di ruang kelas, lebih nyaman,” tandasnya.

Kepala SDN 2 Purwosari, Hery Hartati, menjelaskan bahwa sejak peristiwa ambruknya atap ruang kelas, pihak sekolah telah menyusun berbagai langkah agar kegiatan belajar tetap bisa berlangsung.

Ruang kelas yang terdampak adalah kelas 5 dan 6, sedangkan kelas 4 juga ikut dikosongkan karena ada kerusakan yang memengaruhi bangunan tersebut.

Baca Juga :  Kembangkan Jejaring Internasional, UMK Teken MoU dengan Asia University Taiwan
Siswa SDN 2 Purwosari, Kudus berangkat ke sekolah dan melewati ruang kelas yang atapnya ambruk pada 12 Februari 2025 lalu. (Foto: J05)

Sebagai solusi, sekolah memindahkan murid ke berbagai ruang lain, seperti ruang laboratorium, UKS, dan perpustakaan, agar pembelajaran tetap bisa berjalan.

“Jadi yang kelas 2 kita pindahkan ke ruang laboratorium, kelas 3 dipindahkan ke ruang perpustakaan, dan kelas 5 dipindahkan ke ruang UKS. Lalu yang siswa kelas 4 menempati ruang kelas 2, dan siswa kelas 6 menempati ruang kelas 3,” terangnya.

Meskipun demikian, Hery berharap agar perbaikan atap yang ambruk dapat segera dilakukan, sehingga para siswa bisa kembali belajar di ruang kelas dengan nyaman seperti semula.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran sekitar 400 juta rupiah melalui Dana Tidak Terduga (TT) untuk perbaikan atap ruang kelas di SDN 2 Purwosari.

“Ini masih dalam penyusunan anggaran, dan dari Bupati Kudus sudah setuju. Perkiraan perbaikan akan dilakukan pada Mei 2025,” ungkapnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru