Jelang Lebaran, Gerakan Pangan Murah Sediakan 8 Ton Beras untuk Masyarakat Kudus

- Jurnalis

Senin, 1 April 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus kembali menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman kantor dinas setempat pada Senin (1/4/2024).

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga jelang Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.

Gerakan Pangan Murah ini diselenggarakan serentak di 9 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

Sejumlah sembako dijual dengan harga murah di bawah pasaran. Mulai dari telur, cabai, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, hingga beras.

Kepala Dispertan Kudus Didik Tri Prasetiyo merinci, Gerakan Pangan Murah kali ini menyediakan 8 ton beras. 5 ton diantaranya merupakan beras SPHP yang dijual seharga Rp 52 ribu per 5 kilogram. 3 ton lainnya beras dari Gapoktan yang dijual seharga Rp 60 ribu per 5 kilogram.

“Masyarakat sangat antusias, buktinya sejak pagi beras sudah habis,” kata Didik.

Baca Juga :  Pasar Hewan Tingkatkan Penguatan Ekonomi Rakyat Kudus Dan Sekitarnya

Gerakan Pangan Murah sendiri dibuka sejak pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan dengan harapan mampu menstabilkan harga bahan pokok di pasar.

Terlebih harga beras di pasar selisih Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu rupiah lebih mahal dengan yang dijual di Gerakan Pasar Murah hari ini.

“Karena harga beras masih tinggi, semoga kegiatan ini bisa menstabilkan harga dari pasar,” ujarnya.

Selain beras, Gerakan Pangan Murah pada kali ini juga menyediakan cabai merah seharga Rp 30 ribu perkilogram, bawang merah Rp 30 ribu perkilogram, bawang putih Rp 44 ribu perkilogram, gula pasir Rp 15.500 perkilogram, minyak Rp 15 ribu perkilogram, dan telur ayam Rp 26 ribu perkilogram. (J05/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
CFN dan Nobar Piala Dunia Hidupkan Simpang Tujuh Kudus, UMKM Raup Berkah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru