Inflasi Kudus Maret 2026 Terkendali, Meski Permintaan Selama Ramadan Meningkat

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Jurnalpantura.id, Kudus – Laju inflasi di Kabupaten Kudus pada Maret 2026 tetap terjaga meski terjadi peningkatan permintaan masyarakat selama bulan Ramadan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi secara bulanan (month-to-month) sebesar 0,47 persen.

Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang berada di angka 110,99.

Ia menilai, kondisi ini masih dalam batas wajar meskipun aktivitas konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan. Hal itu disampaikannya usai press rilis, Kamis (2/4/2026).

Secara tahunan (year-on-year), inflasi di Kudus mencapai 3,55 persen. Sementara itu, inflasi tahun kalender (year-to-date) hingga Maret 2026 tercatat sebesar 0,95 persen.

Menurut Eko, kelompok pengeluaran yang paling besar memberikan kontribusi terhadap inflasi bulanan berasal dari sektor makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,88 persen dengan andil 0,24 persen.

Selain itu, sektor transportasi juga mencatat kenaikan signifikan dengan inflasi 0,84 persen dan memberikan andil 0,10 persen.

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas utama menjadi pemicu kenaikan harga pada periode tersebut. Di antaranya adalah daging ayam ras, tarif angkutan antar kota, serta bahan bakar jenis bensin.

Berdasarkan data BPS, terdapat lima komoditas yang dominan menyumbang inflasi selama Maret, yakni daging ayam ras, angkutan antar kota, bensin, ikan bandeng, serta udang basah. Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga dan menahan laju inflasi, seperti cabai rawit, cabai merah, bawang putih, wortel, dan cumi-cumi.

Baca Juga :  Kandang Ayam di Gondoharum Jekulo Kudus Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Eko menambahkan, pola inflasi yang terjadi pada bulan Maret sejalan dengan tren tahunan yang umumnya dipengaruhi momentum Ramadan. Dalam lima tahun terakhir, periode tersebut hampir selalu diikuti dengan kenaikan harga.

Meski demikian, ia menilai inflasi Ramadan tahun ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 dan 2025. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas harga di Kudus masih cukup terjaga.

Jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jawa Tengah, capaian inflasi Kudus dinilai masih searah dengan rata-rata provinsi. Pada Maret 2026, inflasi Jawa Tengah tercatat sebesar 0,57 persen secara bulanan dan 3,54 persen secara tahunan, sementara Kudus berada di angka 0,47 persen (mtm) dan 3,55 persen (yoy).

Ke depan, BPS memprediksi bahwa komoditas dengan harga bergejolak, khususnya dari kelompok bahan makanan, masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi inflasi.

Oleh karena itu, pengendalian pasokan dan kelancaran distribusi dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga di tengah momentum hari besar keagamaan. (J02/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
CFN dan Nobar Piala Dunia Hidupkan Simpang Tujuh Kudus, UMKM Raup Berkah
Berita ini 69 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru