Entaskan Kemiskinan, PT Djarum Renovasi 10 RTLH di Kudus

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah Terima Simbolis Rumah Sehat Layak Huni oleh Bupati Kudus Hartopo, Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto dan Ketua DPRD Kudus Masan (Foto:J02)

Serah Terima Simbolis Rumah Sehat Layak Huni oleh Bupati Kudus Hartopo, Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto dan Ketua DPRD Kudus Masan (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sepuluh rumah keluarga tidak mampu di wilayah Kabupaten Kudus Jawa Tengah mendapatkan bantuan renovasi dari PT Djarum, dengan menjadikan tempat tinggal mereka sebagai Rumah Sederhana Layak Huni ((RSLH).

Program kolaboratif bersama Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus ini merupakan bentuk nyata atas upaya Penanggulangan Kemiskinan Esktrem (PKE) yang digagas Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 2021.

Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan PT Djarum terhadap upaya pengentasan kemiskinan di kawasan “Kota Kretek’ demi memberikan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat.

Ia berharap program ini dapat memberi manfaat positif bagi para penerima bantuan dan berjalan secara berkelanjutan. Sebab, peran serta pelaku usaha melalui program corporate social responsibility (CSR) sangat diperlukan dalam membantu pemerintah mempercepat program penanggulangan kemiskinan.

“Rumah yang layak huni adalah salah satu elemen dasar dalam mengentaskan kemiskinan. Kami berharap, dengan adanya rumah lebih baik, taraf hidup dan kesejahteraan para penerima bantuan dapat semakin meningkat,” ujar Hartopo saat Serah Terima Rumah Sederhana Layak Huni di Setrokalangan, Kaliwungu, Kudus. Rabu 02/11/2022.

Deputi GM Corporate Communications PT Djarum, Achmad Budiharto bersama 10 warga penerima Rumah Sederhana Layak Huni (Foto:J02)

Serah terima dari PT Djarum kepada 10 pemilik rumah tersebut dihadiri Deputi GM Corporate Communications PT Djarum, Achmad Budiharto, serta camat dan sejumlah kepala desa di Kudus.

Deputi GM Corporate Communications PT Djarum, Achmad Budiharto mengatakan, keikutsertaan PT Djarum dalam menyukseskan program RSLH merupakan komitmen mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan taraf hidup masyarakat.

Sebelumnya, program renovasi serupa juga sudah dijalankan PT Djarum kepada warga di Pemalang, Jawa Tengah.

“Program renovasi rumah ini tak lepas dari upaya PT Djarum untuk ambil bagian dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem agar masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan memiliki rumah yang layak huni. Khusus di Kudus sebagai operasional perusahaan, kegiatan ini merupakan upaya PT Djarum dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Kota Kretek,” tutur Budiharto.

Baca Juga :  Expo Perguruan Tinggi ke-XI Dibuka, Bantu Pelajar Tentukan Kampus Impian

Dalam kegiatan ini, PT Djarum melakukan bedah rumah sehingga hunian memenuhi tiga hal dasar, yakni Sehat, Aman, dan Layak.

Dari sisi kesehatan, renovasi rumah melingkupi perbaikan terhadap sanitasi air kotor, pencahayaan serta memastikan udara tersirkulasi dengan baik. Rumah yang direnovasi juga dibangun dengan konstruksi yang kuat dan kokoh sehingga dapat menjadi tempat bernaung yang aman bagi seluruh keluarga.

Tak hanya itu, renovasi yang dilakukan PT Djarum juga memperhatikan unsur estetika agar setiap penghuni dapat tinggal dengan bahagia dan nyaman.

Pada program renovasi rumah di Kudus ini, PT Djarum mengucurkan dana sebesar Rp 500 juta untuk 10 rumah yang diperbaiki, dengan masing- masing bantuan setiap rumah berkisar antara Rp 38 juta hingga Rp 52 juta.

Kusnandar mengaku keluarganya sangat terbantu dan merasa bahagia menjadi salah satu orang yang terpilih. Kini, tempat tinggalnya menjadi lebih layak huni setelah dilakukan renovasi.

“Saya sekeluarga sangat senang dan tidak menyangka rumah kami yang semula seadanya sekarang menjadi terlihat sangat berbeda dan nyaman ditempati,” ujarnya.

Selain di dua rumah di Desa Setrokalangan (Kaliwungu), program ini juga diberikan ke delapan rumah lainnya dengan sebaran dua rumah di Desa Pasuruhan, satu di Desa Jetis Kapuan dan Loram Kulon (Jati), kemudian satu rumah di Desa Medini (Undaan), Desa Getassrabi (Kaliwungu), Desa Rahtawu (Gebog), Desa Bulungcangkring (Jekulo). (J02/A01)

Berita Terkait

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477
Kudus Fashion on the Street Meriah, Produk Fesyen Lokal Jadi Sorotan
Musthofa Ingatkan Generasi Muda: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Sabtu Besok, CFN dan Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Bakal Padati Kawasan Simpang Tujuh
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Minggu, 27 September 2026 - 11:39 WIB

Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Senin, 21 September 2026 - 16:12 WIB

680 Penari Lajur Caping Kalo Siap Ukir Sejarah Lewat Rekor MURI di HUT ke-477

Berita Terbaru