BRI BO Demak dan KPP Pratama, Tanda Tangani Kerja Sama Kartu Kredit Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nota kesepakatan antara BRI BO Demak dengan KPP Pratama (Foto:Istinewa)

Nota kesepakatan antara BRI BO Demak dengan KPP Pratama (Foto:Istinewa)

Jurnalpantura.id, Demak – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui BRI BO Demak memperkuat sinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Demak melalui penandatanganan kerja sama terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP), Selasa 13/10/2026.

Kerja sama ini merupakan langkah kolaboratif dalam mendukung pelaksanaan transaksi belanja negara secara nontunai, sekaligus mendorong pengelolaan keuangan pemerintah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala KPP Pratama Demak, Bekti Widjajanti, Kepala Subbagian Umum dan Kepatuhan Internal KPP Pratama Demak, Endy Harmoko, serta Pemimpin Cabang BRI BO Demak, Fajrul Haq.

Kartu Kredit Pemerintah merupakan alat pembayaran nontunai yang digunakan oleh satuan kerja pemerintah untuk melakukan pembayaran atas transaksi belanja negara melalui mekanisme Uang Persediaan (UP), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kerja sama ini, BRI mendukung kebutuhan transaksi keuangan KPP Pratama Demak melalui penyediaan fasilitas perbankan yang dapat menunjang pelaksanaan belanja operasional instansi pemerintah.

Baca Juga :  BRI BO Demak Tingkatkan Kompetensi Satpam Melalui Pendidikan UC50 untuk Perkuat Pelayanan Prima dan Mitigasi Risiko Keamanan

Penggunaan KKP diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam proses pembayaran sekaligus mendukung tertib administrasi dan pertanggungjawaban keuangan negara.

Pemimpin Cabang BRI BO Demak, Fajrul Haq, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus memperkuat hubungan kemitraan dengan instansi pemerintah.

“BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang mendukung kebutuhan transaksi instansi pemerintah. Kami berharap kerja sama penggunaan Kartu Kredit Pemerintah ini dapat memberikan kemudahan dalam pelaksanaan transaksi belanja negara serta mendukung pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujar Fajrul Haq.

Melalui sinergi ini, BRI BO Demak berharap hubungan kerja sama dengan KPP Pratama Demak dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung transformasi digital layanan keuangan serta peningkatan kualitas tata kelola administrasi pemerintahan.

BRI akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan melalui layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta ketentuan yang berlaku. (J02/A01)

Berita Terkait

Edukasi Pinjol dan Judi Online, Musthofa Usulkan Perbup untuk Kudus
Dorong UMKM Lebih Kompetitif, BRI Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Tempuran
Tepis Kabar Miring, BRI Kudus dan Panitia Dandangan Tegaskan Tak Ada Jual-Beli Data Pedagang
Wacana Pemangkasan Dana Desa 2026, Kades di Kudus Khawatir Pembangunan Terhambat
Denny Rumba Tagih Janji Bonus Persiku: Rp500 Juta Baru Cair Rp100 Juta
Pemkab Kudus Salurkan Dana Banpol Rp2,5 M untuk 10 Parpol, Bupati: Gunakan Secara Akuntabel
Pencairan Anggaran di KONI Kudus Libatkan Pihak Lain, Sulis Klarifikasi
Dana Hibah Rp 1,3 Miliar Akhirnya Dikembalikan PCNU Kudus ke Kas Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:12 WIB

BRI BO Demak dan KPP Pratama, Tanda Tangani Kerja Sama Kartu Kredit Pemerintah

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Edukasi Pinjol dan Judi Online, Musthofa Usulkan Perbup untuk Kudus

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:26 WIB

Dorong UMKM Lebih Kompetitif, BRI Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan di Tempuran

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:04 WIB

Tepis Kabar Miring, BRI Kudus dan Panitia Dandangan Tegaskan Tak Ada Jual-Beli Data Pedagang

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:04 WIB

Wacana Pemangkasan Dana Desa 2026, Kades di Kudus Khawatir Pembangunan Terhambat

Berita Terbaru

Petugas kepolisian menggandeng terduga para pelaku kasus bentrokan antara kelompok penagih utang dan warga di Desa Jepang, Kudus. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Foto: JP

Kriminalitas

Utang Rp 52 Juta Berujung Bentrokan, 24 Orang Diamankan di Kudus

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05 WIB