Kudus, Jurnalpatura.id — Memasuki H+7 Idulfitri, warga Kabupaten Kudus memiliki tradisi unik yang disebut sebagai Lebaran Ketupat. Menjelang lebaran, warga Kudus akan beramai-ramai membuat ketupat dan lepet, lengkap dengan sayur lodeh, semur, atau opor.
Adapun salah satu bahan utama makanan-makanan tersebut adalah kelapa. Selain dijadikan santan untuk sayur, kelapa yang diparut juga memberikan rasa gurih yang khas ketika dicampur sebagai bahan dasar lepet.
Seorang pedagang di Pasar Kliwon Kudus, Atmirah (58) mengaku, penjualan kelapa menjelang Lebaran Ketupat mengalami peningkatan. Dari biasanya sekitar 100 butir kelapa terjual setiap hari, menjadi 120-an butir yang laku dibawa pulang pembeli.
“Jelang Lebaran Ketupat alhamdulillah kelapa yang terjual meningkat,” kata Atmirah dengan wajah sumringah.
Meski permintaan cukup banyak, ia mengaku harga kelapa tidak mengalami kenaikan. Kelapa kecil masih sekitar Rp15.000 per butir, sedangkan untuk kelapa besar sekitar Rp16.000 sampai dengan Rp17.000 satunya.
“Harga sama sekali gak naik, masih sama, gak ada kenaikan harga,” ujar wanita yang sudah menjual kelapa di Pasar Kliwon sejak tahun 1987 tersebut.
Walau demikian, Atmirah tetap bersyukur karena masih banyak warga Kudus yang merayakan Lebaran Ketupat dengan menghidangkan makanan-makanan dengan tambahan kelapa.
Menurutnya, pembeli yang ingin membuat lepet cenderung memilih kelapa kecil atau yang masih muda. Sementara untuk sayur, banyak yang membeli kelapa tua untuk diambil santannya.
“Biasanya selain membeli kelapa, pembeli juga langsung memarut kelapa di sini pakai mesin,” ujar Atmirah sembari menunjukkan mesin parut kelapa di kiosnya.
Untuk diketahui, Lebaran Ketupat di Kudus tahun ini jatuh pada Sabtu, 28 Maret 2026. Selain banyak yang membuat ketupat hingga lepet, sejumlah kegiatan juga akan memeriahkan lebaran.
Seperti Parade Sewu Kupat Muria di Taman Ria Colo Muria, Gebyar Festival Budaya Bulusan 2026 di Kompleks Bulusan Dukuh Sumber di Desa Hadipolo, Grbyar Kupatan dan Kirab Ketupat di Desa Kesambi, hingga Kirab Kupatan Sendang Jodo di Desa Purworejo, Kudus. (J03/A01)










