PUPR Kudus Perketat Pengawasan Izin dan Jaminan Proyek Galian Fiber Optik

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabel fiber optik (FO) yang terpasang di wilayah Kabupaten Kudus. (Foto: JP)

Kabel fiber optik (FO) yang terpasang di wilayah Kabupaten Kudus. (Foto: JP)

Kudus, Jurnalpatura.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperketat pengawasan terhadap perizinan dan jaminan galian jaringan fiber optik (FO) di wilayah Kudus. Tujuannya untuk meminimalisir risiko wanprestasi.

Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo mengungkapkan, pengawasan ini mencakup sisi administrasi hingga pelaksanaan teknis di lapangan. Hal ini dilakukan agar setiap kontraktor mematuhi kontrak dan tidak merugikan kepentingan publik.

“Pengawasan kami perketat, terutama pada perizinan dan jaminan proyek. Ini penting agar pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan tidak merugikan pemerintah maupun masyarakat,” ujar Harry saat memberikan keterangan pada Kamis (26/03/2026).

Meski mayoritas pekerjaan galian FO di wilayah Kudus hampir rampung, Harry mengaku masih ada sejumlah kendala teknis yang menghambat penyelesaian pekerjaan yang telah dimulai sebelum Lebaran ini. Beberapa titik masih menunggu pemasangan kotak sentral dan terkendala ketersediaan stok kabel.

Baca Juga :  Minimalisir Banjir di Kawasan Menara, Pembangunan Drainase Jl Sunan Kudus dan KH Turaichan Adjhuri Dikebut

Lebih lanjut Harry mengungkapkan, ke depan, PUPR Kudus akan melakukan pembenahan pada sistem jaminan proyek. Pihak pelaksana akan diarahkan untuk menggunakan bank milik pemerintah sebagai penjamin.

“Selama ini (jaminan) pakai bank umum, ke depan kami arahkan ke bank pemerintah, supaya lebih bisa dikontrol apabila ada wanprestasi,” tegasnya.

Selain jaminan finansial, proses perizinan dipastikan tetap berjalan bertahap sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini diambil untuk menjaga tertib administrasi serta memberikan kepastian hukum bagi setiap proyek di Kabupaten Kudus.

Di samping itu, Harry mengungkapkan bahwa pemasangan jaringan FO di wilayah Kabupaten Kudus memberikan manfaat bagi warga Kudus. Salah satunya menyediakan akses internet yang lebih mudah. (J03/A01)

Berita Terkait

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan
Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September
Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total
Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar
Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu
Drainase Dibangun di 30 Titik, Pemkab Kudus Siapkan Dana Hampir Rp10 Miliar
Kurangi Genangan, Pemkab Kudus Bangun Drainase Jalan Wahid Hasyim Senilai Rp2,2 Miliar
BPJ Wilayah Pati Segera Perbaiki Jalan dan Talut Ambles di Jalur Colo, Anggaran Capai Rp8,47 Miliar
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu

Berita Terbaru