Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah terus mempercepat penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Di Kabupaten Kudus, kendaraan operasional berupa truk dan mobil pick up dikabarkan akan segera didistribusikan guna menunjang aktivitas koperasi di tingkat desa.
Saat ini, tercatat sebanyak 83 gerai KDMP telah siap beroperasi. Kesiapan tersebut merupakan hasil dari distribusi perlengkapan logistik yang dilakukan secara bertahap kepada masing-masing gerai yang telah memenuhi persyaratan operasional.
Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima sebagian perlengkapan berupa AC pendingin ruangan.
Peralatan ini akan digunakan untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran operasional gerai koperasi desa.
Menurutnya, logistik yang telah diterima akan segera didistribusikan ke gerai-gerai yang sudah siap beroperasi. Ia juga menambahkan bahwa pengiriman perlengkapan lainnya masih akan terus berlanjut dalam waktu dekat.
“Baru AC pendingin yang sudah datang dari PT Agrinas, untuk logistik lainnya menyusul,” ujar Yuusufa.
Setelah distribusi perlengkapan rampung, kendaraan operasional seperti truk dan mobil pick up dijadwalkan segera tiba di Kudus. Kendaraan ini akan menjadi sarana utama dalam mendukung distribusi barang serta kebutuhan pangan masyarakat desa.
Sesuai alokasi, setiap koperasi desa atau kelurahan Merah Putih akan mendapatkan satu unit truk dan satu unit mobil pick up. Kendaraan tersebut diketahui merupakan produk impor dari India dan diharapkan mampu memperkuat sistem logistik desa secara menyeluruh.
“Mobil pick up belum sampai Kudus, kemungkinan dalam waktu dekat ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus, Famny Dwi Arfana, menyatakan pembangunan gerai KDMP masih terus dipercepat.
Hingga kini, sebanyak 29 gerai telah beroperasi, sementara sekitar 80 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan, dengan target setiap desa memiliki satu gerai koperasi. (J05/A01)










