Usai Sampaikan Aspirasi, Makronah Dapat Kesempatan Duduk di Kursi Bupati Kudus

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makronah, warga Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mendapat kesempatan duduk di kursi kerja Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai menyampaikan aspirasi dalam aksi demonstrasi terkait evaluasi program MBG di depan Kantor Bupati Kudus, Senin (14/9/2026). Foto: JP

Makronah, warga Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mendapat kesempatan duduk di kursi kerja Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai menyampaikan aspirasi dalam aksi demonstrasi terkait evaluasi program MBG di depan Kantor Bupati Kudus, Senin (14/9/2026). Foto: JP

Jurnalpantura.id, Kudus – Usai menyampaikan aspirasi dalam aksi demonstrasi terkait tuntutan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor Bupati Kudus, Senin (14/9/2026), Makronah mendapat kesempatan yang tak biasa. Perempuan paruh baya asal Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, itu dipersilakan masuk ke ruang kerja Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan duduk di kursi orang nomor satu di Kabupaten Kudus.

Momen tersebut berlangsung setelah Makronah menyampaikan sejumlah keresahan yang ingin disampaikan kepada pemerintah. Ia kemudian masuk ke ruang kerja bupati dengan didampingi langsung oleh Sam’ani bersama Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo.

Sesampainya di dalam ruangan, Makronah kemudian dipersilakan menempati kursi kerja yang biasa digunakan Bupati Kudus. Ia terlihat terharu dan mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan tersebut.

“Masyaallah, Barakallah. Rasanya bangga bisa datang ke sini,” ujar Makronah.

Makronah mengatakan dirinya sengaja datang dari Kabupaten Pati ke Kudus untuk menyampaikan suara masyarakat. Ia berharap pemerintah dapat lebih cermat dan bijaksana dalam merancang maupun menjalankan berbagai kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan warga.

“Kami ikut ke sini untuk menyuarakan agar pemerintah bisa lebih bijak,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Makronah juga menyampaikan doa kepada Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus. Ia berharap para pejabat yang menjalankan roda pemerintahan selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  Polisi Bentrok dengan Massa di Depan Pendapa Kudus

Menurut Makronah, masyarakat tidak selalu dapat memberikan bantuan secara langsung kepada pemerintah. Namun, menyampaikan kritik, masukan, dan doa menjadi bentuk kepedulian warga terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Semoga bapak ibu yang menjalankan tugas di Kudus sehat selalu, rezeki lancar. Kami hanya bisa bantu mendoakan,” tuturnya.

Setelah menyampaikan aspirasi di Kudus, Makronah berencana meneruskan langkahnya ke Kabupaten Pati. Ia berencana bersilaturahmi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra untuk menyampaikan keresahan yang sama.

Makronah berharap sejumlah program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus selalu membuka diri terhadap aspirasi yang datang dari masyarakat.

Menurut Sam’ani, kritik maupun masukan dari warga merupakan hal penting sebagai bahan evaluasi pemerintah untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja dalam menjalankan pemerintahan.

Ia pun memberikan doa kepada Makronah agar senantiasa diberi kesehatan dan terus berkontribusi di tengah masyarakat, termasuk menyampaikan aspirasi serta memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah.

“Kami doakan semoga Makronah sehat selalu dan terus membantu masyarakat menyuarakan aspirasi dan mengoreksi kami (pemerintah),” pungkas Sam’ani. (J02/A01)

Berita Terkait

Disorot LSM Reformasi, Sekda Kudus Tegaskan Penggunaan Alun-Alun Simpang Tujuh Dievaluasi
Janji Atasi Lalat Belum Terealisasi, Warga Bulungcangkring Desak Kandang Dievaluasi
LADI dan Matra Tuntut Program MBG Dimoratorium, ini Respon Bupati Sam’ani
Dukung MBG Berlanjut, Petani, Nelayan, dan Relawan SPPG Pati Turun ke Jalan
Dukung Program MBG, Massa Gelar Aksi Damai di Kabupaten Pati
Empat Tuntutan PMII Kudus untuk Pemerintah Pusat, Disampaikan Lewat Doa, Sholawat dan Teater
Diterjang Rob Bertahun-tahun, Warga Tunggulsari Bentangkan Spanduk Minta Perhatian Pemerintah
Mahasiswa UMK Bawa Delapan Aspirasi ke Pendapa, Pemkab Kudus Komitmen Lakukan Evaluasi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Disorot LSM Reformasi, Sekda Kudus Tegaskan Penggunaan Alun-Alun Simpang Tujuh Dievaluasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Janji Atasi Lalat Belum Terealisasi, Warga Bulungcangkring Desak Kandang Dievaluasi

Senin, 14 September 2026 - 19:31 WIB

Usai Sampaikan Aspirasi, Makronah Dapat Kesempatan Duduk di Kursi Bupati Kudus

Senin, 14 September 2026 - 16:59 WIB

LADI dan Matra Tuntut Program MBG Dimoratorium, ini Respon Bupati Sam’ani

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09 WIB

Dukung MBG Berlanjut, Petani, Nelayan, dan Relawan SPPG Pati Turun ke Jalan

Berita Terbaru