Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023. Hari ini, Minggu (16/4/2023), proses penyaluran dilakukan di Kantor Pos Kudus.
Para penerima sendiri merupakan pekerja rokok yang ada di 89 Perusahaan Rokok di Kabupaten Kudus. Sejak pagi, Kantor Pos Kudus sudah dipadati dengan antrean buruh rokok yang siap mencairkan BLT sebesar Rp 600 ribu.
Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kudus Subaan Abdul Rohman mengatakan, penyaluran BLT DBHCHT tahap pertama ini berjalan lancar.
Pihaknya pun ikut mengawasi penyaluran BLT DBHCHT baik dari kabupaten maupun provinsi. Menurut penuturannya, penyaluran BLT ini ada yang dilakukan di perusahaan masing-masing. Serta adapula yang penyalurannya dilakukan di Kantor Pos Kudus.

“Para pekerja dari sekitar 89 perusahaan rokok di Kabupaten Kudus ini sudah menerima BLT semua. Mereka menerima BLT sesuai dengan tempat mereka bekerja, sejauh ini tidak ada kendala dalam proses penyalurannya,” katanya.
Pihaknya mengaku bersyukur BLT DBHCHT ini bisa disalurkan sebelum Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, penyaluran BLT ini tak hanya bisa membantu pekerja rokok memenuhi kebutuhan selama lebaran. Melainkan juga membantu meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Kudus.
“Kami sudah survei dari mulai Pasar Bareng sampai Pasar Jetak, ternyata setelah BLT ini disalurkan, antusias mereka untuk belanja itu sangat tinggi. Pasar kemarin siang aja sampai sesak. Saya yakin perputaran ekonomi di Kudus semakin baik karena adanya tambahan BLT ini,” paparnya.
Pihaknya pun ikut mengapresiasi langkah Bupati Kudus HM Hartopo dalam mengawal penyaluran BLT DBHCHT. Apalagi, meski di bulan September nanti sudah tidak menjabat, Bupati tetap berupaya supaya BLT buruh rokok ada lagi dalam anggaran perubahan tahun 2023.
“Kemarin Pak Bupati sudah sampaikan kepada kami itu September beliau sudah tidak menjabat, tapi akan diusahakan supaya ada BLT lagi di anggaran perubahan nanti,” ucapnya. (J05/A01)










