oleh

MUI Jawa Tengah Keluarkan Tausiyah Tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Wabah Covid-19

Jurnalpantura.id, Semarang -.Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga umat muslim tentang penyelenggaraan ibadah di Masjid dalam situasi darurat Covid-19.

Hal tersebut setelah mendengar, memperhatikan dan menimbang pendapat dan usulan peserta rapat Komisi Fatwa, Dewan Pengurus MUI Provinsi Jawa Tengah, Pengelola Masjid Besar di Semarang (Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Semarang).

Merujuk Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 14 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19, MUI Provinsi Jawa Tengah menegaskan :

1. Bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai Pandemik Global, maka perlu diambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara khusus agar tidak terjadi panularan lebih luas.

2. Bahwa Presiden telah menetapkan Indonesia darurat Covid-19 dan penyebarannya di Jawa Tengah telah terbukti mendekati Status Zona Merah.

3. Bahwa oleh karena masalah di atas, MUI Provinsi Jawa Tengah memandang perlu mengeluarkan tausiyah sebagai berikut:

Kepada pengelola masjid dan segenap umat Islam Jawa Tengah untuk tidak menyelenggarakan Shalat Jumat pada tanggal 27 Maret 2020 dan para jamaah menggantikannya dengan melaksanakan Shalat Dhuhur di kediaman masing-masing.

Pengelola masjid tidak menyelenggarakan jamaah shalat rawatib/jamaah shalat lima waktu.

Tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan orang banyak baik di masjid atau di tempat lain.

Untuk pelaksanaan shalat jumat selanjutnya akan dikeluarkan tausiah berikutnya sesuai dengan perkembangan situasi.

4. Tausiyah ini ditujukan kepada seluruh masjid di Jawa Tengah.

Demikian untuk menjadi perhatian dan mohon diindahkan.

Fatwa dikeluarkan Pada Tanggal 29 Rajab 1441 H, 24 Maret 2020 M.

Mengetahui Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonensia, Ketua Umum Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.

Mewakili peserta Rapat, Sekretaris. Dr. KH. Muhytddin, M.Ag , Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Jawa Tengah Drs. KH. Ahmad Hadlor Ichsan. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed