Lele Premium Borneo Hasil Budidaya Mahasiswa UMK Tembus Ekspor Pasar Malaysia

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Arif, mahasiswa UMK yang sukses mengembangkan lele borneo premium. (Foto: Istimewa)

Muhammad Arif, mahasiswa UMK yang sukses mengembangkan lele borneo premium. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Produk perikanan inovatif bertajuk Lele Premium Borneo dari Kabupaten Kudus berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor ke Sarawak, Malaysia.

Produk ini merupakan hasil pengembangan wirausaha oleh Muhammad Arif Abidin, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (UMK), yang mengintegrasikan ilmu kewirausahaan dengan praktik langsung di lapangan.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari keterlibatan Arif dalam program Wirausaha Merdeka serta pembelajaran manajemen pemasaran yang diperolehnya selama kuliah.

Berangkat dari business plan yang disusun sejak awal, usaha ini kini berkembang dan mulai dilirik pasar luar negeri.

“Program Wirausaha Merdeka dan pembelajaran manajemen pemasaran di UMK sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha hingga bisa menembus pasar ekspor. Kuncinya adalah berani mencoba dan mengimplementasikan ilmu secara nyata,” ujar Arif.

Lele Premium Borneo hadir dengan konsep budidaya berbasis inovasi biogeokimia-hitech yang menghasilkan diferensiasi pada kualitas produk.

Lele yang dihasilkan memiliki tekstur gurih di luar, lembut di dalam, serta aroma khas yang menjadi nilai tambah di pasar premium.

Dari sisi standar, produk ini telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui uji laboratorium, serta dilengkapi Health Certificate (HC) sebagai salah satu syarat utama ekspor.

Hal ini menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar internasional jika didukung kualitas dan inovasi yang konsisten.

Baca Juga :  Lomba Kelurahan Tingkat Jateng, Sunggingan Masuk Tiga Besar

Langkah ekspansi bisnis Arif semakin diperkuat setelah dinyatakan lolos dalam Program Inkubator Bisnis Bank Indonesia 2026 – Akselerasi UMKM Menuju Pasar Global yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Akademi Mudah Ekspor.

Program tersebut akan berlangsung pada 27–30 April 2026 dan menjadi wadah pendampingan intensif bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar internasional.

Arif mengaku optimistis program ini akan menjadi titik penting dalam pengembangan usahanya.

“Mohon doa agar usaha ini bisa terus berkembang dan melebarkan sayap ke seluruh Asia Tenggara hingga Timur Tengah. Program ini sangat membantu kami dalam memperkuat langkah ke pasar global,” tambahnya.

Ke depan, Arif menargetkan ekspansi yang lebih luas dengan memanfaatkan pendampingan dan jejaring yang diperoleh selama program inkubasi.

Ia optimistis, dengan strategi yang tepat dan dukungan berbagai pihak, produk perikanan lokal dapat memiliki daya saing tinggi di kancah internasional.

Keberhasilan Lele Premium Borneo menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga dapat menciptakan inovasi nyata yang berdampak secara ekonomi dan membuka peluang baru di tingkat internasional. ***

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026
Buka Gebyar Fest 81, Bupati Kudus Dorong UMKM Tumbuh Lewat Sinergi Perbankan
Pemkab Kudus Awasi 150 Pelaku Usaha pada 2026, Fokus Tingkatkan Kepatuhan Perizinan
CFN dan Nobar Piala Dunia Hidupkan Simpang Tujuh Kudus, UMKM Raup Berkah
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Senin, 28 September 2026 - 12:51 WIB

Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-477, Pemkab Kudus Gelar Great Sale Bareng Pelaku Usaha Sepanjang September 2026

Berita Terbaru