Kunjungan UMKM Sragen Dan Lomba Kreasi Nasi Goreng Semarakan Pasar Tiban Duit Batok

Ekonomi129 Dilihat

Jurnalpantura.Com, Kudus – Setelah libur selama bulan puasa dan bulan Syawal. Pasar tiban duit bathok yang selama ini dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus  mulai beroperasi kembali. Ahad 15/07/2018.

Untuk menyemarakan dan dimulainya kegiatan Pasar Tiban Duit Batok, pihak manajemen JBO menyelenggarakan Lomba Kreasi Masakan Nasi Goreng.

Lomba yang diikuti tidak hanya anggota JBO tapi juga oleh masyarakat umum. 

“Lomba kreasi nasi goreng ini, bertujuan untuk menjalin tali shilaturahim dan dalam rangka belajar memasak nasi goreng yang sehat dan bergizi” terang Aryo salah satu panitia.

Semua peserta dengan berlomba-lomba membawa kreasi nasi gorengnya untuk ditampilkan kepada dewan juri.

Puluhan pengunjung Pasar Tiban Duit Batok dan anggota JBO yang hadir saat itu, penasaran dengan Kreasi bermacam-macam menu nasi goreng yang ditampilkan. Beberapa diantaranya ingin mencoba merasakan kelezatan nasi goreng.

Dalam perlombaam nasgor tersebut, yang dinilai adalah, kejujuran, rasa, kerapian, kreativitas, kandungan gizi, dan kebersihan.
“Dari seluruh peserta lomba,  masalah rasa hampir sama semua enak,” Ungkap Maryuni Fakih salah satu tim penilai.

Dari penilaian Kreasi Nasi Goreng, Empat Kreasi Nasi goreng dari peserta yaitu Tri Murni, Uci, Siti Zuhriah dan Maryam, mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dari dewan pembina Dr Murtono, yang juga Pembantu Rektor 1 UMK.

Sementara itu, Pasar tiban duit bathok juga di kunjungi rombongan UMKM dari Kabupaten Sragen, mereka penasaran dengan adanya kegiatan Pasar Tiban Duit Bathok ini.

Rombongan di pandu oleh pihak manajemen JBO untuk keliling-keliling ke area pasar tiban dan ke taman eduwisata kelinci  serta menikmati aneka kuliner yang dijajakan di pasar tersebut.

“Kami ingin belajar dengan cara melihat langsung ke lokasi pasar tiban duit batok di Kudus ini.” Ungkap Ifah, salah satu rombongan UMKM dari Sragen. (Md/A02)

Komentar