Jurnalpantura.id, Kudus — Kholid Abdulloh, siswa kelas 9A SMP 1 Kudus, resmi ditunjuk sebagai Ketua Rohani Islam (Rohis) tingkat Kabupaten Kudus, yang dibentuk oleh AGPAI (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam) SMP Kudus.
Pelajar asal Desa Mijen RT 4 RW 1, Kecamatan Kaliwungu, ini telah lama dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa menghadiri pengajian rutin dan mengikuti lomba keislaman.
Usai pelantikan resmi pada 6 Agustus 2025, Kholid menyampaikan harapannya agar Rohis bisa menjadi sarana pembinaan karakter, bukan hanya sekadar organisasi formal.
Ia ingin Rohis di setiap sekolah mampu menanamkan nilai-nilai Islam secara mendalam melalui berbagai kegiatan positif dan rutin.
“Rohis harus menjadi tempat pembinaan iman dan akhlak, bukan hanya tempat kumpul-kumpul biasa,” ujarnya.
Di SMP 1 Kudus sendiri, Rohis aktif menggelar acara seperti Maulid Nabi, Tahun Baru Islam, dan peringatan Isra Mi’raj dengan mengundang tokoh agama atau guru PAI sebagai pembicara.
Untuk memperluas pengaruh Rohis di kalangan pelajar, Kholid tengah menyiapkan dua program unggulan. Yang pertama adalah seminar penguatan keimanan, dan yang kedua adalah “Camp Al-Qur’an”, yakni kegiatan menginap sehari semalam dengan fokus membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
Tak hanya itu, ia juga menggagas agenda rutin seperti kajian mingguan dan salat dhuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan ceramah singkat.
“Kami ingin pelajar lebih dekat dengan Al-Qur’an, sehingga tidak mudah terbawa arus pergaulan bebas dan budaya negatif,” tegasnya.
Terinspirasi dari tokoh Islam seperti Muhammad Al Fatih dan Khulafaur Rasyidin, Kholid bertekad menjadikan Rohis Kudus sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tangguh secara spiritual dan moral.
Ia berharap kepengurusannya dapat menjadi pijakan awal untuk membangun gerakan Rohis yang lebih masif dan berdampak. (J05/A01)










