DPMPTSP Kudus Ingatkan Sanksi Bagi Pengusaha Tak Laporkan LKPM

Ekonomi342 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus mengingatkan para pengusaha agar patuh dalam berbagai ketentuan administratif. Salah satunya kewajiban menyetor Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Hal ini ditegaskan Kepala DPMPTSP Kudus Harso Widodo disela-sela sosialisasi atau Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko (OSS-RBA) di @Hom Hotel Kudus, Selasa (9/7/2024).

Menurut Harso, kewajiban menyetor LKPM tertuang dalam pasal 15 huruf C UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Peraturan BKPM Nomor 5 Tahun 2021 tentang pedoman dan tata cara pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko.

Untuk itu, pihaknya mendorong seluruh pengusaha di Kudus untuk melakukan laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Adapun jika tidak melakukannya, pencabutan NIB adalah sanksi terberat dari tidak tertibnya pengusaha di Kudus untuk melaporkan investasinya. Biasanya sanksi ini diberlakukan ketika pengusaha tidak melaporkan usahanya sebanyak empat periode.

”Tentunya sebelum sanksi pencabutan, kami berikan peringatan tertulis terlebih dahulu serta cari solusinya,” ungkapnya.

Pihaknya pengecekan di lapangan kepada badan usaha yang janggal juga dilakukan. Sehingga nantinya target investasi yang dibebankan pada Kudus bisa sesuai dengan realita di lapangan.

Lalu juga terus melakukan monitoring terkait kendala-kendala yang dihadapi para pengusaha saat pelaporan LKPM. Sehingga mereka merasa terbantu dan bersedia melaporkan investasinya.

Hal itu sebagai Upaya untuk menyadarkan para pelaku usaha agar mau membuat laporan LKPM-nya masing-masing, pihaknya pun telah melakukan jemput bola di Tingkat kecamatan hingga membuka layanan bantu pengisian LKPM secara daring.

Serta dilakukan kegiatan bimbingan teknis secara tatap muka untuk para pengusaha-pengusaha di Kudus agar bisa dengan lancar melaporkan LKPM-nya.

Diketahui, Sejauh ini, ada tren positif dari para pengusaha untuk mau melaporkan LKPM-nya. Sehingga pada 2023 lalu, target investasi Kudus bisa melebihi target.

Sementara target investasi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 2,08 triliun. Namun hingga triwulan I, realisasinya baru tembus 13 persen saja dari nominal tersebut. (J06/A01)

Komentar