Jurnalpantura.id, Kudus – Akibat intensitas hujan yang tinggi, tebing di wilayah Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mengalami longsor pada Sabtu 07/03/2026 sekitar pukul 20.30 WIB.
Material tanah dan bebatuan setinggi belasan meter sempat menutup akses utama warga di Dukuh Semliro sempat tertutup total.
Kapolsek Gebog AKP Siswanto, mengonfirmasi bahwa titik longsor berada di RT 03 RW 04 Dukuh Smliro. Tebing yang longsor diperkirakan memiliki ketinggian antara 15 hingga 20 meter.
“Kejadian semalam sekitar jam setengah sembilan malam setelah wilayah Rahtawu diguyur hujan deras. Material longsor langsung menutup akses jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar AKP Siswanto pada 08/03/2026.
Ia pun menyebut, sejak pagi tadi, upaya pembersihan material sudah mulai dilakukan dengan cara manual. Mengingat volume longsoran yang cukup besar, petugas gabungan dan warga bekerja ekstra keras.
“Alhamdulillah, berkat gotong royong petugas dan warga Dukuh Smliro, saat ini kendaraan sudah bisa melintas. Namun, kami minta pengendara tetap ekstra hati-hati karena jalan masih licin,” ungkapnya.
Kedatangan alat berat dari Dinas PU Kabupaten Kudus, mempermudah pembersihan material tanah dan batu yang cukup tebal, sehingga jalan benar-benar bersih dan aman kembali.
Petugas di lapangan terus mengimbau warga dan pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah pegunungan Rahtawu. (J02/A01)










