Sidang Botok Cs Disorot Nasional, Inayah Putri Gusdur Hadir Beri Dukungan Moral

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: JP

Foto: JP

Jurnalpantura.id, Pati– Sidang putusan perkara Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto di Pengadilan Negeri Pati Kelas IA, Kamis (5/3), menyita perhatian publik secara nasional.

Sorotan itu semakin kuat dengan hadirnya Inayah Wulandari Wahid yang datang langsung ke ruang persidangan untuk memberikan dukungan moral kepada para terdakwa.

Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid tersebut tiba di PN Pati sejak pagi sebelum majelis hakim membacakan amar putusan. Kehadirannya disambut masyarakat dan pendukung yang telah memadati area pengadilan sejak awal persidangan digelar.

Di hadapan awak media, Inayah menyampaikan pandangannya bahwa perkara yang menjerat Botok dan Teguh tidak bisa dipahami secara sempit. Menurutnya, kasus tersebut berkaitan erat dengan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Ia menegaskan, kebebasan berbicara adalah pilar penting dalam sistem demokrasi yang tidak boleh dengan mudah dipersempit melalui proses hukum.

“Mendukung supaya rakyat tetap bisa bersuara, tidak dikriminalisasi, dikit-dikit dikriminalisasi,” ujarnya saat ditemui di PN Pati.

Inayah juga berharap majelis hakim mempertimbangkan berbagai latar belakang peristiwa secara menyeluruh sebelum menjatuhkan putusan. Baginya, penilaian hukum seharusnya melihat konteks besar, bukan hanya potongan kejadian tertentu.

Baca Juga :  Ribuan Warga Ikuti Sedekah Bumi Mintomulyo

Menurutnya, keputusan yang diambil nantinya akan menjadi cerminan komitmen terhadap prinsip keadilan dan demokrasi. Ia bahkan menyatakan harapannya agar kedua terdakwa dapat dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

“Harapannya bebas, kalau tidak nanti akan menjadi catatan presiden terburuk,” katanya.

Kehadiran Inayah turut menarik perhatian publik yang mengikuti jalannya persidangan. Sejumlah tokoh lain juga tampak hadir memberikan dukungan, di antaranya mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno, advokat asal Surabaya Cak Soleh, serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto dengan pidana penjara selama 10 bulan. Keduanya didakwa terkait aksi demonstrasi yang berujung pada pemblokiran jalur Pantura Pati–Rembang pada Oktober 2025.

Sidang pembacaan putusan digelar di Ruang Cakra PN Pati dengan pengamanan ketat. Hingga proses persidangan berlangsung, perhatian masyarakat dan berbagai elemen organisasi terhadap perkara ini masih terbilang tinggi. (J02/A01)

Berita Terkait

Arsul Sani Paparkan Empat Kewenangan MK dalam Dialog Konstitusi di Kudus
Laporan Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kudus Berakhir, Kejari Tak Temukan Pelanggaran Hukum
Tangani Kenakalan Remaja, Polsek Jati Serahkan 11 Gangster Amerika ke Dinsos Kudus
Diduga Gelapkan Uang Kantor Rp50 Juta, Admin Provider Internet Dilaporkan ke Polres Kudus
Rutan Kudus Beri Remisi 108 Warga Binaan, 5 Langsung Menghirup Udara Bebas
Sempat Dipenjara, Anak yang Dilaporkan Curi Uang Ibu di Kudus Akhirnya Bebas
Jaga Kondusifitas Wilayah, Polres Kudus dan Kejari Perkuat Sinergi
Kejari Pati Eksekusi Terpidana Kasus Kekerasan terhadap Wartawan saat Liputan Pansus Hak Angket Sudewo
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:23 WIB

Arsul Sani Paparkan Empat Kewenangan MK dalam Dialog Konstitusi di Kudus

Selasa, 8 September 2026 - 19:39 WIB

Laporan Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kudus Berakhir, Kejari Tak Temukan Pelanggaran Hukum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:04 WIB

Tangani Kenakalan Remaja, Polsek Jati Serahkan 11 Gangster Amerika ke Dinsos Kudus

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Diduga Gelapkan Uang Kantor Rp50 Juta, Admin Provider Internet Dilaporkan ke Polres Kudus

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Rutan Kudus Beri Remisi 108 Warga Binaan, 5 Langsung Menghirup Udara Bebas

Berita Terbaru