Atraksi Budaya dan Seni Khas Kudus Sambut Para Pengunjung di Anjungan Jawa Tengah TMII

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi ukir gebyok kas Kudus di Anjungan Jawa Tengah, TMII. (Foto: JP)

Atraksi ukir gebyok kas Kudus di Anjungan Jawa Tengah, TMII. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Atraksi mengukir gebyok, menganyam caping kalo hingga berbagai produk ekonomi kreatif dan UMKM khas Kudus berhasil menarik perhatian para pengunjung di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu, 4 Mei 2025.

Di sela menunggu pentas sendratari Ngintun Sega Kepel tampil, masyarakat yang hadir memadati area bazar yang mengelilingi panggung utama. Sesekali mereka juga melihat atraksi mengukir gebyok hingga menganyam caping kalo, dan kerajinan bambu lain yang jadi khas Kudus.

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton mengatakan, selain melestarikan budaya Kudus, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga fokus untuk mengangkat produk-produk lokal khas Kudus.

“Dan saatnya sekarang kami memperkenalkan produk khas Kudus. Tadi ada ukir gebyok, caping kalo, sampai bordir itu kearifan lokal Kudus. Kami siap mendukung dan melestarikannya lewat pameran, dan bazar-bazar,” katanya usai penampilan sendratari di TMII Jakarta rampung.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Mutrikah menyebut sengaja membawa ekonomi kreatif dan UMKM ke pentas sendratari di TMII Jakarta.

Baca Juga :  “Mbah Bejo” Berbobot Hampir 1 Ton Dipilih Jadi Kurban Sapi Presiden untuk Kudus

Apalagi, hal ini selaras dengan visi misi Bupati Kudus dan Wakil Bupati Kudus yang ingin mengangkat produk-produk lokal Kudus dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

“Ketika TMII ini dikunjungi banyak masyarakat dari luar daerah bahkan internasional, kami harapkan berbagai potensi yang dimiliki Kudus ini dikenal lebih luas,” ungkapnya.

Terlebih, Kabupaten Kudus memiliki keunikan produk hingga hasil alam yang tidak dimiliki daerah lain. Seperti ukiran gebyok joglo pencu, kerajinan caping kalo, hingga parijoto.

“Ketika produk-produk Kudus ditampilkan dalam pameran akan jadi satu daya tarik, keunikan, magnet tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke Kudus. Kearifan lokal ini kami harapkan bisa bermanfaat dan berkembang yang bisa jadi multiplier efek peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Dalam even ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus juga menyediakan makanan khas Kudus gratis bagi pengunjung. Seperti Sega Kepel, Lentog, Soto Kudus, hingga Kopi Muria. (J05/A01)

Berita Terkait

“Dagdigdug”: Kritik Tajam Teater Satoesh UIN Kudus atas Hilangnya Kejujuran di Tengah Kepalsuan Zaman
Bukti Simbol Toleransi, Barongsai dan Tari Kretek Tampil Bersama Dalam Pembukaan TMMD
Pentas Monolog dan Bedah Buku “Jabrik”, Tandai Kebangkitan Gandrung Sastra
UMKM Unik CFD Kudus Curi Perhatian Bupati, Manfaatkan Kayu Jati Jadi Hiasan Bernilai
Sendratari Ngintun Sega Kepel Guncang Panggung Pentas Duta Seni di Anjungan Jawa Tengah TMII
Komunitas Sastra Gelar Workshop ALAMIPUISI
Ketoprak hingga Pengajian Warnai Syukuran Anggota DPRD Kudus Muhammad Nawawi
Pameran Seni Rupa Meriahkan Festival Pager Mangkok 2024 di Kudus
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Oktober 2025 - 06:10 WIB

“Dagdigdug”: Kritik Tajam Teater Satoesh UIN Kudus atas Hilangnya Kejujuran di Tengah Kepalsuan Zaman

Rabu, 23 Juli 2025 - 18:38 WIB

Bukti Simbol Toleransi, Barongsai dan Tari Kretek Tampil Bersama Dalam Pembukaan TMMD

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:44 WIB

Pentas Monolog dan Bedah Buku “Jabrik”, Tandai Kebangkitan Gandrung Sastra

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:27 WIB

UMKM Unik CFD Kudus Curi Perhatian Bupati, Manfaatkan Kayu Jati Jadi Hiasan Bernilai

Senin, 5 Mei 2025 - 12:50 WIB

Atraksi Budaya dan Seni Khas Kudus Sambut Para Pengunjung di Anjungan Jawa Tengah TMII

Berita Terbaru