Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 1.090 paket sembako murah disediakan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus dalam rangka kegiatan Gebyar Pasar Murah yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Mejobo, Selasa, 17/3/2026.
Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Gebyar Pasar Murah tersebut disambut antusias oleh warga di wilayah Kecamatan Mejobo. Sejak pagi hari, warga telah berdatangan untuk mendapatkan paket sembako yang dijual dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Dalam kegiatan ini, setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 kilogram, dan gula pasir 1 kilogram.
Jika dihitung dengan harga normal, paket tersebut bernilai sekitar Rp113.400. Namun melalui program pasar murah, paket tersebut dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000.
Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sonhaji, mengatakan bahwa Gebyar Pasar Murah merupakan agenda rutin yang digelar setiap menjelang Lebaran.
Pada tahun ini, kegiatan dipusatkan di wilayah Kecamatan Mejobo.
Menurutnya, selain menyasar masyarakat kurang mampu, penyediaan paket sembako murah juga ditujukan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Mejobo beberapa waktu lalu.
Ia menyebut tingginya antusiasme masyarakat tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kecamatan Mejobo dalam proses pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah warga sangat antusias. Kami juga dibantu oleh Pemerintah Kecamatan Mejobo dalam hal sosialisasi dan penyediaan tempat. Kami menyiapkan kupon yang kemudian dibantu camat untuk pembagiannya ke masing-masing desa,” ujar Sonhaji.
Lebih lanjut, Sonhaji menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.
“Dengan adanya intervensi melalui pasar murah, diharapkan laju inflasi di Kabupaten Kudus dapat tetap terkendali,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa Gebyar Pasar Murah tahun ini hanya dapat digelar satu kali karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kudus.
Meski demikian, pihaknya berharap program tersebut tetap dapat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya menjelang Hari Raya Idulfitri. (J05/A01)










