TMMD Sengkuyung Tahap II 2017 Kodim 0714 Semarang Berhasil Slesaikan Betonisasi Jalan

TNI - Polri90 Dilihat

JURNALPANTURA.COM, Semarang, – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2017 Kodim 0714 berhasil menyelesaikan betonisasi jalan alternatif yang menghubungkan jalan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung. “Pembangunan rabat beton jalan penghubung antara Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang dan Desa Wonokerso Pringsurat Kabupaten Temanggung sepanjang lebih kurang 1.670 meter dan lebar tiga meter telah selesai seratus persen,” kata Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714 Kapten Arh Widarto saat laporan pada upacara penutupan kegiatan TMMD di lapangan Desa Kebonagung Sumowono, Rabu (2/8) siang.
Penutupan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Dandim 0714 Letkol Kav Asjur Bahasoan yang bertindak selaku inspektur upacara. Hadir pada acara itu Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, anggota Forkompimda, pimpinan SKPD dan undangan lainnya.
Ditambahkan oleh Pasiter, pembangunan rabat beton jalan antar kabupaten itu dapat diselesaikan secara gotong royong oleh anggota Kodim 0714, Polres Semarang, DPU Kabupaten Semarang dan warga setempat sejak 4 Juli sampai dengan 2 Agustus 2017. Sumber dana  berasal dari APBD Jateng sebesar Rp 167.200.000,oo dan Rp 160 juta dari APBD Kabupaten Semarang. “Swadaya masyarakat berupa pembebasan tanah di kanan kiri jalan seluas 340 meter persegi senilai Rp 203 juta,” ujar Pasiter lagi.
Selain itu, lanjut Widarto, juga telah berhasil diselesaikan pembangunan jamban Desa Kebonagung. Sedangkan kegiatan non fisik yang dilaksanakan pada kegiatan TMMD kali ini antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pelayanan KTP dan KK dari Dispendukcapil Kabupaten Semarang, praktek pembuatan pakan ternak olahan oleh Disnakan dan ketrampilan menyulan oleh Persit Kodim 0714.
KSAD Jenderal Mulyono selaku Penanggungjawab operasional TMMD dalam sambutan tertulis yang dibacakan Inspektur upacara Dandim 0714 Letkol Kav Asjur mengatakan hasil kegiatan TMMD sangat dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah yang wilayahnya menajdi lokasi kegiatan. Menurut Mulyono keterlibatan TNI dalam membangun sarana dan prasarana infrastruktur wilayah masih relevan karena wilayah Indonesia yang sebagian besar masih pedesaan. Karenanya, ada permintaan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk menambah kegiatan TMMD. Pada tahun anggaran 2017 ini, kata KSAD, program TMMD yang semuila dilaksanakan dua kali dalam setahun ditambah menjadi tiga kali setahun sesuai Surat Mendagri RI kepda Gubernur serta Bupati/Walikota. “Sebagai tindak lanjut dari kegiatan TMMD ini Saya sampaikan agar terus dipelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI – Rakyat. Selain itu pelihara hasil program TMMD agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang,” tegas KSAD.
Usai upacara, Dandim 0714 Letkol Kav Asjur Bahasoan dan Wabup Ngesti Nugraha meresmikan jalan rabat beton hasil kegiatan TMMD. Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian pita secara bersama-sama.(J04)

Komentar