Puluhan Warga Ikuti Penyuluhan Radikalisme Dan Terorisme

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan masyarakat kecamatan Kaliwungu, Kudus mengikuti arahan guna antisipasi radikalisme dan terorisme. (Foto:JP)

Puluhan masyarakat kecamatan Kaliwungu, Kudus mengikuti arahan guna antisipasi radikalisme dan terorisme. (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Penyuluhan penanggulangan radikalisme dan terorisme dalam rangka giat non fisik TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0722/Kudus tahun 2024 digelar di Aula Balai Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus pada Senin malam (29/7/2024).

Dalam kegiatan tersebut diajarkan untuk mengantisipasi serta menangkal serangan radikalisme dan terorisme yang sewaktu-waktu dapat merusak tatanan republik Indonesia.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Staf Teritorial Kodim 0722/Kudus dengan penanggungjawab Kapten Inf Ibnu Latifurrahman (Pasiter Kodim 0722/Kudus) yang diikuti sekitar 30 Orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Abu Bakar Kabid Wasnas Kesbangpol Kudus, Serka Hadi Sulasono Staf Ter Dim 0722/Kudus, Serda Budi Utomo Babinsa Kaliwungu, Aipda Karnadi Bhabinkamtibmas Desa Kaliwungu, Sofii Noor Kades Kaliwungu, Perangkat dan warga Desa Kaliwungu.

Kabid Wasnas Kesbangpol Kudus, Abu Bakar selaku pemateri mengatakan bahwa Radikalisme bertujuan menggantikan faham dan dasar negara Republik Indonesia yaitu Pancasila dengan faham dan ideologi negara lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Hadirkan Abu Tholut untuk Edukasi Generasi Muda soal Radikalisme

“Radikalisme adalah Paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan secara drastis,” paparnya.

Sementara, lanjut Abu Bakar, perbedaan dengan terorisme ialah perbuatan yang menggunakan ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana secara teror atau takut secara meluas.

“Sedangkan efek yang ditimbulkan oleh terorisme ini dapat menimbulkan korban yang bersifat massal dan menimbulkan kerusakan,” katanya.

Abu Bakar pun menambahkan tentang Strategi menangkal pengaruh faham radikal melalui peningkatan Nasionalisme dan pembudayaan nilai-nilai perjuangan bangsa.

“Mari kita bangun kembali karakter bangsa kita agar menjadi bangsa yang kuat sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia,” tandasnya. (J07/A01)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya
Digrebek Tengah Malam, Polsek Kudus Justru Dapat Tumpeng Hari Bhayangkara
Kapolres Kudus: Kenaikan Pangkat Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Amanah untuk Mengabdi
TMMD Sengkuyung Tahap II Tingkatkan Akses dan Pemberdayaan Warga Gondoharum
TMMD Tahap II 2026 Gondoharum Kudus Dibuka, Dorong Pemerataan Pembangunan
Danrem 073/Makutarama Tinjau Prajurit Brigif TP 43 Muria di Kudus, Tekankan Disiplin dan Pengabdian
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:52 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim Kudus Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Hubungkan Tanjungrejo-Klaling, Ribuan Warga Rasakan Manfaatnya

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:29 WIB

Digrebek Tengah Malam, Polsek Kudus Justru Dapat Tumpeng Hari Bhayangkara

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:35 WIB

Kapolres Kudus: Kenaikan Pangkat Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Amanah untuk Mengabdi

Berita Terbaru